
Fahri Hamzah Ingin PKS Keluar Dari Setgab Koalisi
Kanselir Jerman Pernah Jadi Tentara KomunisBireuen- Sampai hari ketiga pameran buku yang dilaksanakan oleh Bandar Publishing di Universitas Almuslim, Bireuen, Rabu (20/6), buku-buku yang bertema Aceh masih kurang diminati. Sedangkan buku pegangan belajar untuk mahasiswa laris manis.
M. Rezeki Muammar, ketua panitia kegiatan, kepada The Globe Journal mengatakan, buku yang bertema Aceh kalah bersaing dengan berbagai buku lainnya yang berhubungan langsung dengan mahasiswa, seperti buku pegangan mata kuliah dan yang bertema teknik mengajar.
Dia menambahkan, buku yang bertema Aceh yang paling banyak laku adalah Hadih Maja, Aceh di Mata Urang Sunda dan beberapa judul lainnya.
”Buku yang paling banyak laku itu adalah yang berkaitan langsung dengan mata kuliah dan jurusan mahasiswa. Sedangkan yang bertema Aceh masih kalah bersaing. Lakunya masih belasan,” Terang Rezeki.
Peminat Nonton Bareng Membludak
Dalam pameran buku tersebut, Bandar Publishing juga ikut memutar film yang bertema pendidikan, budaya dan sosial. Adapun judul film yang diputar adalah Sang Pemimpi (SP), Kambing Jantan (KJ), Bukan Maling Kundang (BMK), Akeela dan The Bee (TB).
Rezeki mengatakan, dalam tiap penayangannya, penonton yang bersalah dari mahasiswa Unimus, membludak. Sehingga untuk pemutaran film pada hari keempat (besok) panitia akan mencarikan ruang yang lebih luas.
”Rata-rata penonton tiap kali tayang adalah sebanyak 75 sampai 85 orang. Film ini ditayangkan setiap pukul 14.00 Wib. Dengan antusias sedemikian rupa, sehingga ruang nonton yang kita sediakan menjadi sempit. Rencananya besok akan pindah ke ruang lain,” kata Rezeki.
Menurutnya, pemutaran film akan berlangsung sampai tanggal 23 Juni 2012. dia mempersilahkan siapa saja untuk nonton. Sebab, selain gratis juga terbuka untuk umum. [003]
Selasa, 21 Mei 2013 20:18 WIBPesawat AS Yang Mendarat di Aceh Itu Memang Kesasar