THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Aceh Kelebihan Guru Tapi Minim Guru IT


Aceh Kelebihan Guru Tapi Minim Guru IT
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal
Rabu, 02 Mei 2012 11:58 WIB

Banda Aceh - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Bakhtiar Ishak mengatakan di Aceh masih kelebihan guru di sekolah-sekolah. Namun untuk guru Informasi dan Teknologi (IT) sendiri masih sangat minim di semua sekolah seluruh Aceh.

Hal tersebut dikatakan Bakhtiar Ishak usai memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di depan kantor gubernur Aceh, Rabu (2/5). Menurut Bakhtiar ini menjadi masalah besar untuk kemajuan pendidikan Aceh.

“Kalau untuk tingkat kecukupan guru, dari data yang kami lihat sekarang memang ada kelebihan, di beberapa mata pelajaran, misalnya guru matematika, guru agama, tetapi ada kekurangan, yaitu guru IT,” ungkap Bakhtiar.

Untuk mengatasi masalah ini pihak Dinas Pendidikan Aceh sedang menbicarakan ini dengan dinas pendidikan kabupaten/kota untuk pemerataan. Nanti akan diupayakan semua guru bidang studi lain supaya menguasai ilmu bidang IT juga.

“Banyak sekolah yang belum ada (guru IT-red), ini sebuah masalah memang, kemudian nanti guru agama juga harus mengerti IT, itu tidak ada persoalan,” tukasnya.

Bakhtiar menambahkan, kedepan pihaknya akan mengurangi guru-guru honor di sekolah-sekolah. Bukan berarti mereka dipecat, akan tetapi diupayakan untuk menjadi pegawai.

“Untuk guru honorer itu saya pikir untuk ke depan sudah harus kita kurangi, mereka yang diusulkan untuk pengangkatan berjalan seperti adanya, tapi berusaha supaya guru honoer kita kurang, Mengurangi ini bukan berarti kita pecat akan tetapi mereka harus dipegawai negerikan,”imbuhnya.

Selain itu sambungnya, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pendidikan bahwa kebudayaan Indonesia sudah mulai kembali ke pendidikan, sementara di Aceh belum mengubah qanun, masih struktur yang lama.

“Insya Allah tahun ini kita akan mengubahnya, nanti coba kita menyusun kembali qanun itu, paling tidak diawal tahun depan sudah diubah,”tutupnya






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close