
Perpustakaan Inggris Koleksi Tulisan John Lennon
Kepolisian Malaysia Tahan Kelompok Oposisi
Akhirnya Trisakti Minta Maaf Atas Kasus Pemukulan WartawanSebagai umat islam tentunya kita tahu dengan rukun Islam yang kelima yakni, berpuasa di bulan ramadhan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, " Islam itu di bangun atas lima ( dasar ), yaitu bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad itu Rasul Allah, mendirikan shalat, memberi zakat, menunaikan haji dan berpuasa pada bulan ramadhan." ( HR. Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar ).
Berdasarkan ijma', para imam baik Syafi'i, Hambali, Hanafi dan Maliki semua sepakat bahwa berpuasa pada bulan tersebut itu hukumnya fardhu. Dan tidak seorang pun dari kaum muslimin yang menyangkal hal itu. Kefardhuan nya itu dapat di ketahui dari agama secara aksioma dan yang mengingkarinya itu di hukumi kafir atau sama seperti seseorang yang mengingkari kefardhuan shalat, zakat dan haji.
Sebagaimana yang ditegaskan oleh Allah dalam firman Nya, " Hai orang - orang yang beriman, di wajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana di wajibkan atas orang - orang sebelum kamu, agar kalian bertaqwa." (QS. Al baqarah.183 ).
Ayat tersebut di atas menjelaskan bahwa, selain memerintahkan kita untuk berpuasa di bulan Ramadhan, Allah juga telah menyiapkan predikat atau gelar dan kedudukan yang sangat terhormat di sisi Nya yakni, dengan di berikan gelar ' Takwa '.
Sedikit penulis uraikan, untuk mendapatkan gelar tersebut itu sangatlah tidak mudah. Akan tetapi hal itu sangatlah mudah untuk di dapat jika, kita bersungguh - sungguh dan ikhlas menjalankan ibadah suci ini semata - mata hanya karena Allah SWT. Ibarat pepatah Arab mengatakan, " Man jadda wa jadda " artinya, barang siapa bersungguh - sungguh, akan mendapatkannya.
Selanjutnya dengan gelar taqwa, Allah juga akan menjaga keselamatan kita baik di dunia dan akherat. Allah tidak akan ingkar akan janjinya. Lain hal nya dengan janji manusia yang membuat kita semua membingungkan dan kebanyakan dari manusia selalu ingkar janji.
Lain halnya jika mencari gelar sarjana di suatu Universitas, sudah pastikan itu sangat mudah sekali di dapat. Dengan kuliah senin - kamis saja dalam hitungan beberapa bulan sudah lulus dan itu jelas tertulis nilai rata - rata di transkip nilai ijazahnya. Namun setelah ia mendapatkan ijazah dan mendapatkan pekerjaan, mayoritas mental, spiritual dan lain sebagainya itu boleh di bilang nol persen. Alasanya seperti yang sering kita liat dan mendengar di media, baik elektronik maupun cetak bahwa, mayoritas lulusannya doyan korupsi.
Na'udzu billahi min dzalik. mudah - mudahan tulisan tersebut di atas bisa di jadikan acuan dan renungan buat kita semua bahwa gelar yang Allah berikan itu sangatlah terhormat jika di bandingkan dengan gelar yang di peroleh dari universitas.
Kamis, 23 Mei 2013 16:33 WIBPerpustakaan Inggris Koleksi Tulisan John Lennon