THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Lingkungan Hidup»Walhi Aceh : Kedatangan Menhut RI Ungkap Fakta Rawa Tripa


Walhi Aceh : Kedatangan Menhut RI Ungkap Fakta Rawa Tripa
Firman Hidayat | The Globe Journal
Senin, 07 Mei 2012 17:16 WIB

Banda Aceh – Direktur Walhi Aceh, TM. Zulfikar mengatakan temuan fakta di rawa tripa harus diusut oleh penegak hukum. “Ini jelas bahwa kedatangan Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan sudah membuka fakta kerusakan di hutan gambut Rawa Tripa,” kata TM Zulfikar saat dihubungi The Globe Journal, Senin (07/5).

Ia mengatakan kunjungan Menteri Kehutanan ke hutan gambut Rawa Tripa menjadi langkah baru dalam penegakan hukum lingkungan. Kedatangan menteri ini langsung menguak fakta bahwa ternyata perusahaan yang membuka lahan di Rawa Tripa telah membabat hutan untuk dijadikan perkebunan dan belum mengantongi izin.

WALHI Aceh sendiri menganggap tindakan perusahaan merupakan sebuah pembakangan atas peraturan negara.

Sebagaimana yang telah banyak disampaikan oleh media massa dan WALHI Aceh sendiri ikut mendampingi Menhut dalam kunjungan ke Rawa Tripa, Zulkifli Hasan sempat melakukan dialog dengan bagian legal PT Kallista Alam yang bernama Hasan. Menhut mempertanyakan izin pembukaan lahan dan pembuatan kanal yang ternyata belum dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Bahkan Wakil Ketua MPR RI yang ikut serta dalam rombongan dengan nada keras mempertanyakan keberanian perusahaan membuka lahan tanpa izin.

WALHI Aceh melihat fenomena ini sebagai bentuk pembangkangan perusahaan terhadap berbagai aturan pemerintah. Mulai dari perundangan, peraturan menteri, hingga izin dari kabupaten.

Masih menurut TM. Zulfikar, WALHI Aceh yang menelusuri berbagai dokumen mendapatkan bukti bahwa Pemkab Nagan Raya dimana Rawa Tripa berada ternyata sudah pernah mengeluarkan surat meminta Gubernur Aceh meninjau kembali pemberian izin karena Pemkab Nagan Raya tidak memperpanjang izin.

“Pemkab Nagan Raya juga sudah meminta BPN untuk tidak memproses sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) di Rawa Tripa,” sebut Zulfikar.

WALHI Aceh menduga ada orang kuat yang bermain di belakang perusahaan sehungga berani melawan aturan. Indikasi ini tampak kuat dengan hadirnya pos-pos keamanan di dalam kawasan perkebunan milik mereka.

“Kami berharap jika dibutuhkan Menhut dapat menjadi saksi dalam penegakan hukum di Rawa Tripa. Apalagi kemarin juga tim Mabes Polri bersama KLH sudah turun ke lapangan dalam rangka pro justicia,”kata Direktur Walhi Aceh, TM. Zulfikar.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close