THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Lingkungan»Pasca Rehab, Mangrove Aceh Rusak Parah


Pasca Rehab, Mangrove Aceh Rusak Parah
Bahriar Syah | The Globe Journal
Jum`at, 22 Januari 2010 00:00 WIB
Banda Aceh — Kerusakan hutan mangrove atau bakau di Aceh khususnya di Aceh Tamiang sampai saat ini belum mendapat perhatian dari Pemerintah Aceh. Pasalnya, hutan mangrove yang ada di kabupaten tersebut sebagai asset dari ekosistem khas pesisir Aceh yang berstatus hutan lindung dan hutan produksi telah diekploitasi secara besar-besarnya dalam beberapa tahun terakhir.

Untuk itulah, sejumlah aktivis dari Koalisi untuk Advokasi Laut Aceh (KuALA) mengadakan aksi damai penyelamatan hutan mangrove Aceh di kawasan Simpang Lima Banda Aceh, Jumat (22/1).
“Terdapat sejumlah kegiatan penanaman mangrove dalam masa rehab rekon yang berhasil, namun akhirnya menjadi rusak akibat agenda pembangunan kawasan pesisir yang tidak berwawasan lingkungan,” kata Koordinator KuALA M Arifsyah Nasution.

Karena itu, pihaknya meminta secara tegas kepada Pemerintah Aceh untuk melakukan upaya perlindungan, pengawasan, dan pengelolaan hasil-hasil rehabilitasi hutan mangrove.
“Kami juga meminta langkah konkrit pemerintah dalam penyelamatan ekosistem mangrove di Aceh,” pukas Arifsyah.

Setelah 30 menit berorasi di Simpang Lima, para aktivis kemudian bergerak melanjutkan aksinya ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Disana, selang menyampaikan tuntutan beberapa menit, lima orang perwakilan dari aktivis diterima secara langsung oleh Wakil Ketua DPRA Amir Helmi di ruang kerjanya.

Kepada Wakil Ketua DPRA, mereka menyampaikan hal yang sama menyangkut kerusakan hutan mangrove di Aceh Tamiang. “Hampir 80 persen dari 20 ribu hektare kawasan pesisir telah rusak,” tambah Arif.

Menanggapi aspirasi para aktivis, Wakil Ketua DPRA Amir Helmi menyatakan, pihaknya akan menyampaikan hal ini kepada Komisi B DPRA yang memang membidangi maslah pembangunan.
“Nanti kita juga akan duduk berkoordinasi dengan anggota dewan yang memang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) disana. Kita rencanakan untuk turun langsung melihat kondisi seperti yang disampaikan,” jelas Amir.[003]







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close