THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Lingkungan Hidup»Masyarakat Di Larang Kunjungi Pantai Demi Keselamatan


Masyarakat Di Larang Kunjungi Pantai Demi Keselamatan
Chairul Sya'ban | The Globe Journal
Minggu, 10 Juni 2012 18:37 WIB

Aceh Utara - Warga Aceh Utara di larang untuk berkunjung ke pantai untuk mengantisipasi akan terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan terkait gelombang pasang purnama. Seperti dikatakan Geuchik pantai Ulee Rubek Barat, Seunoddon, Aceh Utara, Badlisyah Yahya, Minggu (10/6), bahwa pihaknya menghimbau kepada pengunjung agar jangan terlalu mendekati bibir pantai.

"Kita tetap mengantisipasi agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak dikhawatirkan. Namun, untuk hari ini gelombang pasang purnama mulai terlihat normal,"ujar Badlisyah.

Meski demikian, tambahnya, pengunjung ada juga yang datang tapi hanya beberapa orang saja, itupun untuk membeli ikan murah. "Walaupun dihimbau, pengunjung juga ada yang datang, dan kami tidak melarang mereka mengunjungi pantai ini. Hanya saja jangan dulu mendekati bibir pantai tersebut, karena masih dikhawatirkan," imbuh Badlisyah.

Hal serupa juga terlihat di pantai Kuala Cangkoy, Lapang, Aceh Utara. Masyarakat serta para orang tua disana melarang pengunjung datang dengan menempelkan pamflet yang tertulis "Untuk sementara pantai ditutup". Namun, satu dan dua orang pengunjung juga telihat mondar-mandir memasuki areal pantai. Sayangnya mereka tak diizinkan masuk oleh orang tua kampung.

"Ya, kami tidak mau terkena imbasnya dari kegembiraan pengunjung yang datang ke pantai ini. Lagi pula, gelombang pasang purnama baru saja melanda kampung kami,"sebut orang tua kampung yang namanya enggan di publikasikan.

Sementara di kasawan Pantai Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, dilaporkan para pengunjung membludak. Meski sedang dilanda pasang purnama, para pengunjung di pantai tersebut bukan malah takut tapi malah bersenang ria.






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close