Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Lingkungan Hidup»Gubernur Alex Noerdin Sudah Berkali-kali Minta Maaf Akibat Asap


Gubernur Alex Noerdin Sudah Berkali-kali Minta Maaf Akibat Asap
Jum`at, 09 Oktober 2015 16:24 WIB

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengaku sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kabut asap di wilayahnya. Ia meminta maaf karena asap akibat kebakaran berdampak kepada masyarakat dan daerah tetangga. "Orang yang paling bertanggung jawab soal asap di Sumatera Selatan adalah gubernur-nya," ujar Alex di Jakabaring Sports Center, Jumat, 9 Oktober 2015.

Alex hadir untuk memberikan sambutan Jambore Nasional Satuan Polisi Pamong Praja. Acara ini juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Agung Mulyana, dan sekitar 1.500 kepala Satpol PP dari seluruh Indonesia. "Saya sudah minta maaf berkali-kali ke Pak Menteri. Tapi bukan kehendak kami kirim asap ke daerah lain, tapi kerjaan angin dari selatan ke utara," ujar Alex, yang disambut tawa para hadirin.

Alex juga mengatakan ulah angin membuat wilayahnya sering menerima asap dari Kalimantan dan wilayah Sumatera lainnya. "Tapi kami tak menyalahkan siapa pun. Sumatera Selatan menerima saja karena itu kehendak alam," katanya.

Asap di Palembang memang masih cukup pekat. Data Rabu lalu, indeks standar pencemaran udara masih berada pada angka berbahaya, 442, dan jarak pandang hanya 900 meter. "Mari berfokus sama-sama padamkan api dan melakukan tindakan untuk mengatasi asap di tempat masing-masing," tutur Alex.

Pemerintah memastikan akan menerima bantuan dari Singapura, Malaysia, Jepang, dan Rusia. Bantuan tersebut akan digunakan untuk berfokus memadamkan api di Sumatera Selatan. Sebabnya, jumlah titik api di provinsi tersebut masih tinggi, yakni 239 titik api. Adapun jumlah lahan terbakar di Sumatera Selatan mencapai 128.314 hektare, yang tersebar di tiga kabupaten.

 

TEMPO






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close