THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Lingkungan Hidup»Aceh Besar Punya 15 Kawasan Konservasi Laut


Aceh Besar Punya 15 Kawasan Konservasi Laut
Nurul Fajri | The Globe Journal
Minggu, 24 Juni 2012 17:56 WIB

Banda Aceh - Dalam mengurangi dampak perusakan ekosistem laut, Pemerintah Aceh telah menetapkan 15 titik kawasan konservasi laut di daerah Aceh Besar. Penetapan konservasi tersebut dilakukan untuk menjaga dan melindungi spesies laut yang ada di kawasan perairan di Aceh.

“Program yang sudah ditempuh adalah menetapkan 15 titik kawasan konservasi daerah dari Lhong, Lhoknga, Lampuuk, Peukan Bada, Lamnga, Krueng Raya, Lampanah, Lamlengah. Daerah tersebut sudah dipetakan dan ditetapkan dalan keputusan Bupati pada tanggal 13 Mai 2011 yang lalu,” ujar Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh Besar, Ir. M. Adil, M.Si pada The Globe Journal, Minggu (24/6).

Upaya yang telah berjalan adalah pemetaan jenis terumbu karang dan juga pelestarian dan perlindungan penyu di daerah Dina Bahari Lampuuk. “Kita juga sudah pernah melakukan pelepasan 160 ekor anak penyu dari tiga induk di daerah Lampuuk,” sebutnya.

Tidak hanya itu, pemetaan dan inventasi terhadap jenis-jenis ikan juga sudah berjalan di Pulo Aceh. Pemetaan tersebut, ujar Adil dilakukan oleh  Wildlife Conservation Society (WCS) di kawasan pantai tersebut.

Sedangkan kawasan pantai Ahmadramanyang Krueng Raya dikelola oleh koorniator perikanan Unsyiah. Kawasan tersebut, ujarnya dijadikan sebagai tempat praktik mahasiswa perikanan dan kelautan.

“Sedangkan 11 titik lainnya dijadikan tempat pencadangan konservasi. 15 titik tersebut dipetakan untuk lempat perlindungan terumbu karang dan pelestarian serta perlindungan penyu,” tuturnya.






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close