
Demi Karier, Neymar Harus Tinggalkan Brasil
Jose Mourinho Gagal Di Real MadridKepada The Globe Journal, sejumlah saksi mata mengatakan, saat itu dari arah barat meluncur sebuah mobil dan berhenti di depan kantor PNA. Sejumlah orang turun dan langsung masuk ke dalam kantor tersebut. Melihat gelagat yang tidak menguntungkan, beberapa orang yang duduk di dalam kantor itu langsung melarikan diri ke lantai dua.
Kelompok pelaku mengejar. Namun orang-orang yang duduk di dalam kantor itu mengunci pintu lantai dua. Karena gagal mendapatkan sasaran, akhirnya kantor PNA dilempar dengan batu. Akibatnya kaca jendela lantai dua pecah dan berlubang di beberapa bagian. Selain itu satu unit sepeda motor diamuk OTK.
“Tiba-tiba sebuah mobil yang meluncur dari arah barat berhenti di depan kantor. Sekelompok orang turun dan langsung memaksa masuk ke dalam. Melihat itu kami langsung lari ke atas. Mungkin karena kesal, mereka melempar kantor dan merusak satu unit motor. Kami hitung, ada delapan butir batu yang mereka lempar ke lantai dua,” kata saksi yang minta namanya tidak di publikasi.
Kapolres Bireuen melalui Kasat reskrim, Iptu Benny Cahyadi, kepada The Globe Journal mengatakan, penyerangan tersebut merupakan kriminal murni. Jadi tidak ada kaitan dengan pemilukada. Sebab tidak satupun atribut kampanye di rusak. Juga tidak ada orang yang di pukul. Sampai sekarang, info yang masuk ke polisi, hanya satu unit motor yang di rusak.
“Hasil amatan kami, ini tidak ada kaitan dengan Pemilukada. Sebab tidak ada bukti-bukti yang mengarah kesana. Kami lihat ini kriminal umum murni,” Kata Beny.
Amatan The Globe Journal, puluhan polisi bersenjata lengkap berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian. Setelah sekian lama melakukan pengamanan, aparat keamanan meninggalkan lokasi tersebut. PNA merupakan partai politik lokal yang dibentuk oleh Irwandi Yusuf mantan gubernur Aceh. [003]
Selasa, 21 Mei 2013 20:18 WIBPesawat AS Yang Mendarat di Aceh Itu Memang Kesasar