Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Kriminalitas»Karyawan Medco yang Diculik Ahli Pengeboran Migas


Karyawan Medco yang Diculik Ahli Pengeboran Migas
Selasa, 11 Juni 2013 23:19 WIB

Banda Aceh - Seorang warga Skotlandia bernama Malcolm Primrose (61) dilaporkan diculik oleh sejumlah lelaki bersenjata di Perlak, Aceh Timur. Primerose diketahui bekerja pada PT Medco E&P Malaka. 

Sebelumnya The Globe Journal memberitakan nama korban yang diculik Malcom tanpa nama belakang. Penulusuran The Globe Journal di internet menemukan nama Malcolm Primrose di Linkedin yang bekerja pada posisi Senior Drilling Supervisor Medco E & P Malaka.

 Kasus itu telah dilaporkan kepada polisi dan juga kepada pemerintah setempat untuk dilakukan upaya pencarian. Hingga pukul 21.00, pihak Medco belum tahu keberadaan korban sebagaimana dikutip Merdeka.com dari Suara Pembaruan.

 Kepala hubungan masyarakat PT Medco E&P Malaka, Akhyar, Selasa (11/6) malam, mengatakan Primerose yang bekerja pada perusahaan sub-kontraktor Medco tidak bisa dihubungi sejak pukul 11.00 WIB siang.

PT Medco E&P Malaka berharap aparat keamanan dan pemerintah lokal bisa segera menemukan Primrose, sekaligus memberi jaminan keamanan bagi para pekerja di Aceh Timur.

Sementara itu Kapolres Aceh Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhajir menyebutkan korban diculik oleh sejumlah lelaki bersenjata di kawasan dusun Simpang Palang, Desa Lubuk Pimping, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan sementara oleh polisi, korban bersama sopir bernama Dania Arani (40) diculik saat pulang dari lokasi pengeboran di Matang Satu, Blang Simpo, menuju base camp mereka.

Kenderaan milik mereka diberhentikan segerombolan lelaki bersenjata laras panjang dan pendek. Pelaku disebut-sebut sempat melepaskan tembakan beberapa kali keudara ketika memberhentikan kendaraan korban.

Setelah memberhentikan mobil korban, pelaku mengikat sopir dan meninggalkannya di mobil. Adapun Malcolm Primrose dibawa ke arah Desa Simpang Klit, Kecamatan Ranto Peureulak, menggunakan mobil Avanza hitam tanpa nomor polisi.

Penculikan itu, baru diketahui setelah sopir berhasil melepaskan diri dari ikatan, kemudian melaporkan ke Polsek Ranto Peureulak, hingga berita ini diturunkan polisi belum mengetahui identitas pelaku penculikan.

Saat ini, sejumlah polisi dari kesatuan Brimob dan TNI sedang melakukan pencarian korban dan memburu pelaku penculikan bersenjata itu dengan menyisir lokasi sekitar kejadian.

Informasi yang diperoleh The Globe Journal dari sumber di Medco menyebutkan Primrose bertugas sebagai company man yang mengawasi semua proses pengeboran di rig Medco. Biasanya seorang company man bertanggungjawab untuk supervisi puluhan staff yang bekerja di rig.

Sebelum bekerja di Medco pernah bekerja sebagai petugas pengeboran di GeoEnpro, Petro China, dan Lundin Russia.

Saat ini Medco sedang melakukan tahapan eksploitasi dan pengembangan untuk blok A di kawasan Aceh Timur. Cadangan yang dimiliki Medco di blok ini sekitar 121,7 BCF gas dan 1,3 MMBO minyak. Potensi yang dimiliki Medco di Aceh jauh lebih besar dibanding dengan blok 316-318 di Teluk Meksiko, Amerika Serikat.  [Merdeka, Suara Pembaruan, The Globe Journal]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close