Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Kriminalitas»Awas, Emas Palsu! Puluhan Toko di Meulaboh Rugi Ratusan Juta


Awas, Emas Palsu! Puluhan Toko di Meulaboh Rugi Ratusan Juta
Senin, 01 Juli 2013 07:23 WIB

MEULABOH - Sebanyak 30 toko di Meulaboh tertipu emas palsu. Terbongkarnya kasus ini setelah seorang anggota sindikat antarkabupaten di Aceh, berhasil tertangkap basah menjual barang imitasi tersebut. 


Meski demikian tersangka menyangkal perbuatannya, meski ada barang bukti perhiasan abal-abal bersama surat-suratnya. Tak tanggung-tanggung, puluhan pedagang mengaku merugi hingga ratusan juta rupiah. Dikhawatirkan juga perhiasan yang dijual ke langganan diduga tak asli.  

Menurut keterangan dihimpun dari Polres Aceh Barat, Minggu (30/6) siang, menyebut sepak terjang kawanan penipuan ini sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir. Sebanyak 30 toko emas tertipu, karena percaya dengan perhiasan ditawarkan pelaku disertai surat seperti biasa, dalam traksaksi jual-beli. 

Namun pada Minggu siang kemarin,  M. Yunus alias Nusdin (45) kembali melakoni pekerjaan haramnya. Pria asal Aceh Timur, yang mengaku menetap di Kabupaten Aceh Utara ini, mendatangi toko emas Adil Jaya di Jalan Teuku Umar, Meulaboh. 

Kepada korban yakni Zakir selaku pedagang perhiasan, tersangka menawarkan gelang emas. Semula Zakir percaya karena benda tersebut memiliki surat, dari toko emas Bahagia Baru Nomor 8, jalan Ujung Cee, Sigli yang dibeli pada bulan Mei lalu.

"Tapi saya curiga karena bobotnya tak seperti jumlah gram tertera dalam surat. Ketika dicek, dengan cara menggesek barulah ketahuan. Apalagi kemarin ada teman-teman sesama pedagang emas, termasuk dari luar Meulaboh, mengatakan pernah mengalami penipuan. Modusnya adalah barang imitasi tapi luarnya berlapis emas, sehingga ketika digesek tak diketahui. Namun baru terungkap saat dilakukan peleburan, karena kandungan logamnya tak murni emas," jelas Zakir di kantor polisi. 

Sementara itu, pemilik toko Emas H Abdullah PK, Syarizal juga menyatakan beberapa waktu lalu dirinya menderita kerugian hingga Rp24 juta. Pasalnya, dua kali menjadi korban penipuan membeli bongkahan emas palsu.

“Sulit dilacak emas asli atau palsu, karena saat dibakar atau di gosok pada bagian luarnya tetap menyimpulkan jika itu emas murni. Sindikat penjualan emas palsu ini, selain merambah Kabupaten Aceh Barat, juga telah merambah Kabupaten Nagan Raya. Karena ada teman-teman di sana yang mengalami hal serupa,” ujar Syarizal, dengan dibenarkan empat pedagang emas lainnya di Polres.

Selain Zakir dan Syarizal, Mawardi selaku pemilik toko emas Jaya Baru juga datang mengadu ke kantor polisi.

"Saya tadi dipanggil Zakir, katanya menemukan emas palsu berikut dengan pelaku yang menjual. Selanjutnya datang ke toko dia, untuk memastikan barang tersebut. Ternyata modusnya sama, karena kemarin saya juga merugi hingga Rp3,6 juta. Atas kejadian ini, kami dari kelompok pedagang emas mengadukan tersangka, agar bisa terbongkar sindikat yang lainnya," jelas Mawardi. [JPNN, Metro Aceh]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close