Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Ketika Lingkar Kepala Bayi Lebih Besar dari Badan


Ketika Lingkar Kepala Bayi Lebih Besar dari Badan
Minggu, 25 Desember 2016 12:28 WIB

Lingkar kepala yang melebihi batas normal dikenal sebagai mikrosefali. Ya, secara umum, ukuran normal lingkar kepala bayi baru lahir dikatakan normal jika dalam range 30-37 cm. Jika lebih besar ukuran lingkar kepalanya, apa yang perlu diperhatikan?

"Jika lingkar kepala lebih besar (pada grafik di atas 2 standar deviasi), disebut makrosefali. Biasanya disebabkan karena adanya cairan dalam otak yang berlebihan atau hydrocephalus," jelas dr Meta Hanindita, SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Karena itu jika orang tua merasa ukuran kepala bayinya lebih besar dari ukuran normal, sebaiknya perlu segera memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. dr Meta menambahkan lingkar kepala akan bertambah 2 cm per bulan pada usia 0-3 bulan, lalu di usia 4-6 bulan bertambah 1 cm per bulan dan 6-12 bulan sekitar 0,5 cm per bulannya.

Jika seorang bayi mengalami hydrocephalus, maka kelebihan cairan dalam otaknya bisa memampatkan daerah di sekitarnya. Akibatnya jaringan otak menjadi rapuh, kerusakan otak dan jika tidak segera diatasi bisa berakibat fatal.

dr Jan S Purba, PhD beberapa waktu lalu mengatakan umumnya kondisi ini disebabkan oleh infeksi, yang banyak terjadi adalah infeksi toksoplasmosis. Infeksi ini bisa bersarang di otak yang dapat mensimulasi bagian di otak sehingga menghasilkan banyak cairan, bisa juga infeksi ini mengakibatkan terjadinya penyumbatan.

Selain itu ada pula penyebab hydrochepalus lainnya yaitu akibat ubun-ubun yang tidak menutup. Saat bayi, ubun-ubun memang terbuka lalu seiring waktu akan menutup. Tapi jika ubun-ubun tidak menutup maka ketika tekanan di otak meningkat akan menyesuaikannya dan otak membesar.

Untuk mengurangi jumlah cairan di otak, pasien hydrochepalus biasanya menjalani penyedotan cairan. Jadi cairan berlebihan di otak nantinya akan dialirkan ke tempat lain seperti rongga dada. Jika selang yang digunakan untuk menyedot cairan ini sudah tertutup, maka harus diganti.

 

DETIK






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close