
JK Dukung Bantuan Langsung Sementara
Eyang Subur Diminta Ikuti Fatwa MUIAceh Utara- Terkait suhu panas di Aceh yang mencapai hingga 41 derajat celsius, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Untuk itu, Nuraina SKM, Msi, yang menjabat selaku Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Aceh Utara, menghimbau kepada seluruh Pihak aspek kesehatan, baik kesehatan lingkungan maupun kesehatan masyarakat, khususnya di Aceh Utara agar selalu aktif dalam 24 jam untuk melayani masyarakat jika ada yang sakit.
Hal itu dikatakan olehnya saat ditemui The Globe Journal, Selasa (31/7), diruang kerjanya. Pihaknya menjelaskan bahwa cuaca panas yang sekarang ini melanda Aceh bisa menganggu Infeksi Saluran Pernafasan (Ispa), dan mudahnya terjadi Dehidrasi yakni kekurangan cairan tubuh. "selain berdampak pada kebakaran, cuaca panas juga bisa menganggu kesehatan. Terutama menganggu kesehatan bagi lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak. Sementara penyakitnya adalah diare dan migran,''Kata Nuraina.
Sementara untuk menghindari dampak tersebut, pihaknya menyarankan kepada masyarakat untuk selalu mengkonsumsi buah-buahan. "kita hanya menyarankan memakan buah untuk mengantisipasi dampak buruk dari cuaca yang sangat panas dalam beberapa hari ini. Dan persoalan ini tidaklah semudah seperti membalikkan tangan. Untuk itu, kita juga menghimbau kepada pihak rumah sakit untuk aktif 24 jam melayani masyarakat yang sakit di saat cuaca panas ini,''Imbuh Nuraina. [003]
Kamis, 16 Mei 2013 21:22 WIBPejuang Palestina Tembakan Rudal ke Israel