THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Boleh Pacaran, Tapi Harus Sehat Kata Menkes


Boleh Pacaran, Tapi Harus Sehat Kata Menkes
Jum`at, 13 Juli 2012 12:43 WIB

Jakarta - Di tengah era keterbukaan informasi, model pacaran anak remaja mulai banyak yang mengarah ke pergaulan bebas. Menyambut hari anak nasional 23 Juli 2012, Menteri Kesehatan mengingatkan bahwa remaja harus menjaga model pacaran yang sehat. Seperti apa model pacaran yang dimaksud?

Menteri Kesehatan Dr Nafsiah Mboi, SpA(K) mengatakan, masa pacaran adalah masa untuk saling mengenal sebelum memasuki tahapan selanjutnya yakni pernikahan. Jangan sampai karena tidak saling kenal, setelah menikah justru bertengkar lalu terpaksa bercerai.

Pacaran dikatakan tidak sehat apabila pada tahapan tersebut masing-masing tidak bisa menahan nafsu kemudian mulai menyimpang dari tujuan semula yakni saling mengenal lebih dekat. Mulai dari saling raba, lama kelamaan mengarah pada hubungan yang berisiko termasuk di antaranya seks bebas.

"Pacar yang baik adalah pacar yang bikin kita lebih baik. Kalau perempuan jadi calon istri yang baik, laki-laki jadi calon suami yang baik," pesan Menteri Kesehatan usai membuka seminar Peringatan Hari Anak Nasional 2012 di gedung Kementerian Kesehatan, Jumat (13/7).

Seks bebas dan seks pranikah dikatakan sebagai perilaku berisiko karena memang banyak risikonya. Bukan cuma bisa menularkan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan infeksi seksual lainnya, tetapi juga berisiko menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan.

Menteri Kesehatan menambahkan, kehamilan di usia yang terlalu muda akan merampas salah satu hak anak yang paling mendasar yakni untuk tumbuh dan berkembang secara wajar. Jika kemudian terjadi aborsi, maka janin yang menurut undang-undang juga sudah dikategorikan sebagai anak yang harus dilindungi haknya, juga akan terampas hak hidupnya.

Mengenai jumlah remaja yang sudah terlibat seks bebas, Menteri Kesehatan mengaku tidak memiliki data yang pasti. Beberapa penelitian memang pernah dilakukan dan salah satunya menunjukkan bahwa 10 persen remaja sudah melakukan seks bebas, tetapi data tersebut belum tentu relevan untuk menggambarkan kondisi di daerah lain. [005]

(www.detik.com)






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close