THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Aceh Butuh 60 Tenaga Kebidanan


Aceh Butuh 60 Tenaga Kebidanan
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal
Kamis, 09 Agustus 2012 14:00 WIB
Banda Aceh-Wakil Direktur Rumah Sakit Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, dr. Andalas mengatakan, saat ini Aceh kekuarang tenaga kebidanan. Kekurangan tersebut sehingga menjadi salah satu penyebab terjadinya angka kematian ibu hamil di Aceh meningkat.

"Kita di Aceh butuh 60 tenaga ahli kebidanan, sementara yang tersedia hanya 40 orang saja," ungkap dr. Andalas kepada wartawan usai memberi materi pada Kegiatan Pemberdayaan Mitra Kerja Dalam Advokasi dan KIE di kantor BKKBN provinsi Aceh, Kamis (9/8).

Jumlah tersebut ucap dr. Andalas untuk didomisili di Banda Aceh saja. Belum lagi di daerah-daerah menurutnya hampir tidak ada. "Seperti di Sabang, Singkil, Simeulu hampir tidak ada," tukasnya.

Penyebab lain menurut dr. Andalas kematian ibu hamil itu pada tiga keterlambatan. Yang pertama terlambat diagnosa, "Bagaimana mendiagnosa, memang tidak mengerti, tidak ada ahli," ujarnya.

Penyebab yang kedua katanya terlambat merujuk, karena tidak tahu diagnosa tentu juga bingung mau dirujuk apa. Dan yang ketiga telat mendapat pertolongan dari dokter.(003)





Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close