Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Infotainment»SPG Otomotif yang Dibayar Belasan Juta


SPG Otomotif yang Dibayar Belasan Juta
Minggu, 23 Agustus 2015 00:16 WIB

Berbalut busana mini dan ketat, sejumlah Sales Promotion Girl (SPG) di pameran otomotif seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) atau Indonesia International Motor Show (IIMS) menerima bayaran hingga belasan juta rupiah dalam satu periode pameran. Sejumlah SPG menggunakan bayaran tinggi itu untuk merawat diri hingga berjalan-jalan ke luar negeri. 

Seorang SPG di booth Lexus di GIIAS, misalnya dibayar Rp 2 juta per shift kerja. Jika dia bekerja 10 hari kerja selama pameran dia bisa mendapatkan uang Rp 20 juta.Di gerai produsen mobil mewah lainnya seorang SPG itu mendapat honor hingga Rp 1,5 juta per satu shift kerja.

Nanda, seorang SPG di booth Nissan, mengaku menggunakan sebagian honornya untuk perawatan diri. “Kerjaan ini kan modal utamanya penampilan, jadi sebagian honor saya pakai buat beli kosmetik perawatan kulit. Sisanya ada yang ditabung atau buat jalan-jalan sama teman,” ujar mahasiswa semester akhir di salah satu Universitas swasta di Jakarta tersebut.

Menurut Nanda peminat pekerjaan menjadi SPG sangat tinggi. Oleh karena itu, Nanda, merasa harus selalu menjaga fisiknya agar dapat terus dikontrak sebagai SPG.

Sependapat dengan Nanda, Dinda seorang SPG di sebuah distributor mobil sport juga memperhatikan penampilan dirinya. Dinda menggunakan sebagian dari honornya sebesar Rp 500.000 per hari untuk membeli kosmetik dan membayar iuran di sebuah pusat kebugaran.

“SPG sekarang cantik-cantik, badannya juga bagus-bagus, jadi saya juga harus jaga badan biar nggak kalah sama SPG lain,” ujarnya sambil tertawa.

Sementara itu Nisa, seorang SPG di booth distributor sepeda motor impor, berniat menggunakan sebagian honornya untuk berjalan-jalan di luar negeri bersama teman-temannya sesama SPG. “Kita udah janjian nanti setelah selesai pameran mau liburan rame-rame ke Singapura. Nanti kalau ada sisa honor ditabung aja buat kalau ada keperluan mendadak,” ujar mahasiswi berusia 20 tahun tersebut.

Penghasilan belasan juta tidak berlaku untuk semua SPG di IIMS. Besaran honor yang diberikan berbeda-beda di setiap booth pameran, tetapi secara rata-rata mencapai Rp 500.000  sampai Rp 2 juta per hari. 

 

TEMPO, VIVA






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close