Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Infotainment»Artis AS Bergabung Dengan PSK Online Franchise


Artis AS Bergabung Dengan PSK Online Franchise
Minggu, 06 September 2015 11:08 WIB

Surabaya- Artis dan model berinisial AS (23) asal Jakarta yang menjalani pemeriksaan di Polrestabes Surabaya mengaku bergabung dalam grup pekerja seks komersial (PSK) Online bernama Franchise,  pimpinan tersangka berinisial BS setelah diajak salah seorang temannya yang bukan berprofesi sebagai artis model.

Grup yang menyediakan jasa teman kencan tersebut melayani lelaki hidung belang lintas kota di seluruh kota besar di Indonesia.

“Karena secara kebetulan AS sedang shooting sinetron di Surabaya, AS menerima tawaran BS untuk melayani tiga orang lelaki hidung belang di sebuah hotel di Jalan Embong Malang, Kota Surabaya,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete menjawab pertanyaan wartawan, Jumat (4/9) tadi malam.

Artis AS itu sendiri datang dari Jakarta ke Surabaya sejak, Sabtu (29/8) sore. Namun ia baru menerima ajakan BS untuk melayani lelaki hidung belang, mulai Senin (31/8) hingga Rabu (2/9) malam.

“Dia sudah melayani tiga pria hidung belang sejak berada di Surabaya,” ujar AKBP Takdir yang mengaku belum dapat memastikan dalam grup tersebut ada artis lain yang ikut bergabung, karena BS hingga kini masih dinyatakan buron.

Menurut Takdir, status artis AS sementara ini sebagai saksi karena menjadi korban perdagangan manusia mucikari BS.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, artis AS ditangkap saat baru melayani pria hidung belang di sebuah hotel di Jalan Embong Malang.

Diduga artis AS melayani pria hidung belang itu dalam kondisi on alias mabuk. Hanya saja, petugas tidak menemukan pria hidung belang yang baru dilayani artis AS di hotel itu.

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Wayan Winaya menyatakan, belum banyak informasi yang diperoleh terkait narkoba dari artis AS.

Menurutnya, artis AS mengaku menikmati sabu bersama orang yang baru dikenalnya di sebuah diskotik di Jalan Basuki Rahmad.

Karena tidak mengenal orang itu, pihaknya kesulitan menelusuri asal-usul narkobanya. Hasil tes urine artis AS mengandung metamfetamin. Kandungan ini adalah bahan dasar narkoba jenis sabu.

“Kita tidak bisa memproses soal narkoba artis AS itu, karena tanpa ada barang bukti narkobanya sedikitpun. Ini yang menyulitkan kami menjerat artis AS terkait kasus narkobanya,” ujar Kompol Wayan yang mantan Kapolsek Asemrowo itu.

Untuk itu, tim masih bekerja keras mengungkap identitas seseorang yang memberi AS narkoba dan kemudian AS dalam kondisi sakauw melayani beberapa lelaki hidung belang.

AS tidak menampik jika dalam memberikan layanan seks itu bertarif Rp 10 juta per orang sekali kencan dalam waktu singkat.

“AS yang juga model majalah dewasa itu hanya mengaku sempat menikmati sabu bersama teman-temannya. Tapi artis AS tidak tahu dari mana narkoba itu dibeli. Karena tidak ada bukti kuat, penyidik Satreskoba mengembalikan artis AS ke penyidik Satreskrim,” ujar Kompol Wayan sambil menambahkan, untuk penanganan kasus narkobanya, kini masih dalam penyelidikan.

Artis model AS ditangkap setelah petugas menangkap empat perempuan muda berprofesi sebagai sales promotion girls (SPG) yang tertangkap usai melayani empat lelaki hidung belang dalam satu hotel terpisah di Surabaya.

Dari keterangan mereka, polisi kemudian menangkap artis AS yang baru saja melayani tiga orang lelaki hidung belang di sebuah hotel terpisah di Surabaya. I Suara Pembaruan






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close