THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Hukum»PWI Sesalkan Sikap Pengawal Doto Usir Wartawan


PWI Sesalkan Sikap Pengawal Doto Usir Wartawan
Chairul Sya'ban | The Globe Journal
Jum`at, 06 Juli 2012 23:27 WIB
Aceh Utara- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara menyesali perilaku Pamtup Gubernur Aceh Zaini Abdullah terhadap etika yang tidak menyenangkan kepada para wartawan saat hendak mewawancarai Zaini Abdullah terkait pemberantasan senjata api ilegal di pemerintahan baru Aceh, bahkan pamtup juga mengusir para wartawan yang hendak mewawancarai Doto Zaini usai pelantikan Walikota dan wakil walikota Lhokseumawe serta Bupati dan wakil Bupati Aceh utara di DPRK setempat, Kamis (06/7).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua PWI Lhokseumawe/Aceh Utara, M. Jakfar Achmad alias waled, kepada The Globe Journal, Jum'at (06/7). "Seharusnya tindakan seperti itu tidak perlu terjadi di zaman kemajuan era globalisi sekarang ini, karena pejabat dan pengawalnya perlu mengetahui peran pers. Jangan alergi terhadap wartawan, karena wartawan tidak meminta apa-apa, selain informasi bagi kepentingan umum dan pejabat sebagai penanggung jawab (pengemban amanah rakyat), wajib memberi penjelasan," kata Jakfar.

Ditambahkannya, atas nama organisasi PWI di Aceh Utara/kota Lhokseumawe, pihaknya mengharapkan kepada gubernur Aceh Zaini Abdullah. Peristiwa yang memalukan itu cukup terjadi di Lhokseumawe, untuk pertama kali dan terakhir kali. "kalau ingin dirinya tidak menjadi bahan tertawaan dunia internasional, sebab apa yg terjadi di Aceh, yaitu pengusiran wartawan ketika mewawancarai pejabat. dunia maju bisa menilai suatu tindakan yang sangat kampungan. Kini Aceh sudah terbuka ke dunia internasional. Seharusnya tindakan yg aneh-aneh itu sudah saatnya ditinggalkan," Imbuh Jakfar.

Tak perlu alergi sama wartawan, apalagi takut. Sebab wartawan itu mempunyai organisasi yang jelas, dilindungi hukum dan punya aturan main seprti peraturan dasar, peraturan rumah tangga dan kode etik jurnalistik yang diperkuatkan dengan UU dan berbagai hasil kongres. Dunia internasional sangat tahu itu, kenapa Aceh yang sudah terbuka sekarang ini belum tahu? Sangat di sesalkan.(003)





    Muhajir Juli
    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi:
    Telp. (0651) 741 4556
    Fax. (0651) 755 7304
    SMS. 0819 739 00 730


    Komentar Anda

    Terpopuler

    Cities

    Seni dan Budaya

    Jalan-Jalan

    Berita Foto

    «
    »
    Close