THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Hukum»Proyek Pengerasan Jalan Diprotes Warga


Proyek Pengerasan Jalan Diprotes Warga
Chairul Sya'ban | The Globe Journal
Kamis, 14 Juni 2012 19:33 WIB
Aceh Utara- Masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, memprotes proyek pengerasan jalan sepanjang 1400 meter yang berlokasi di Desa Matang Teungoh, Kecamatan setempat. Pengerasan jalan tersebut diprotes warga terkait dugaan tidak kesesuaian spesifikasi pada pekerjaan setelah usai diKerjakan pada Rabu (13/6) kemarin. Sementara jalan tersebut menghubungkan dua desa meliputi Desa Matang Teungoh dan Desa Buket Padang.

Warga menduga bahwa Jalan yang menyerap anggaran APBK tahun 2012, yang melalui Dinas Bina Marga Aceh Utara dengan besaran anggaran sekitar 160 juta rupiah, disinyalir kekurangan ketebalan dan material yang digunakan dominal tanah liat. Seperti dikatakan Geuchik Desa Matang Teungoh, M. Yamin, pekerjaan jalan tersebut diduga tidak sesuai aspek prosedurnya yang dikerjakan oleh CV. Beutunang.

"Seharusnya tanah yang ditimbun itu harus banyak batu, tetapi ini yang kita lihat yang banyak hanya tanah liat. Karena itu kita khawatir kedepan jika musim hujan susah dilewati" Ucap Yamin, via hanphone, Kamis (14/6).

Namun, terkait persoalan tersebut, Direktur CV. Beuteunang, Simpang Keuramat, Aceh Utara, Marhaban, menerangkan, pihaknya akan segera menanggapi keluhan warga. tapi untuk sementara jalan yang sedang dikerjakan itu menurutnya sudah sangat sesuai spesifikasi pekerjaan.

"Kita bekerja sesuai aturan, bahkan sepanjang 1400 meter yang kita kerjakan itu, kita tambah lagi 200 meter sebagai inisiatif kami kepada warga setempat,"jelas Marhaban kepada The Globe Journal.(003)





    Muhajir Juli
    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi:
    Telp. (0651) 741 4556
    Fax. (0651) 755 7304
    SMS. 0819 739 00 730


    Komentar Anda

    Terpopuler

    Cities

    Seni dan Budaya

    Jalan-Jalan

    Berita Foto

    «
    »
    Close