
Fatin - Mikha Berduet Bikin Fans X-Factor Sirik
Duet Fatin-Mikha Siap Bawakan Lagu 'Good Time'Banda Aceh - Pemerintah Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) meminta aparat kepolisian mengungkapkan kasus penembakan Aceh akhir tahun 2011 sampai awal 2012 dan menelusuri aktor utama di balik serangkaian aksi teror yang sangat meresahkan warga tersebut.
"Aktor intelektual penembak masyarakat pendatang di Aceh wajib diungkap kepolisian dan diadili dengan hukum yang berlaku. Ini penting dilakukan agar pelaku tersebut tidak lagi melakukan hal serupa di masa yang akan datang,"kata Presiden Mahasiswa Unsyiah, Furqan Ishak Aksa dalam rilisnya, Senin (16/4).
Menurutnya, jika pihak kepolisian hanya menghukum para eksekutor aksi teror dan tidak mengungkap siapa aktor utama di balik teror maka mahasiswa khawatir akan ada lagi teror yang lebih menakutkan lagi karena aktor intelektualnya masih berkeliaran.
Pema Unsyiah juga mendesak aparat kepolisian mengungkap dengan tegas dan terang-terangan apa sebenarnya motif di balik serangkaian aksi teror yang terjadi saat tahapan Pemilukada Aceh itu berlangsung, agar masyarakat Aceh tidak menduga-duga dan berburuk sangka kepada pihak-pihak tertentu.
"Jika memang semua aksi teror tersebut terkait dengan Pemilukada Aceh, maka PEMA Unsyiah meminta kepada pihak penyelenggara Pemilukada Aceh dalam hal ini KIP Aceh dan Panwas memberi sanksi berupa pembatalan kemenangan,"tutupnya.
