THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Hukum»Lima Peluru Tewaskan Dua Korban Penembakan


Lima Peluru Tewaskan Dua Korban Penembakan
Muhajir Juli | The Globe Journal
Rabu, 16 Mei 2012 12:34 WIB

Bireuen - Tiga peluru menembus tubuh Syukri (35) warga Panggoi Muara Dua Lhokseumawe, serta dua lagi bersarang di tubuh Cut Yetti (39) yang merupakan warga Kompleks PT PIM Krueng Geukuh Aceh Utara. Akibatnya keduanya meregang nyawa dalam insiden pemberondongan di kawasan Paya Rangkuluh Kecamatan Kutablang, Bireuen, Selasa (15/5) sekira pukul 23.55 Wib. Rata-rata peluru bersarang di dada.

Demikian penjelasan Kapolres Bireuen, AKBP. Yuri Karsono, S.IK kepada wartawan, Rabu (16/5) sekira pukul 11.13 Wib di aula Polres setempat. Kepada sejumlah awak media, Yuri menerangkan bahwa dalam kejadian penembakan tersebut, ada tiga korban, dua tewas dan satu luka-luka yaitu TM. Yasir (15) warga Blang Seupeung, Peukan Baro, Caleu, Kabupaten Pidie.

Terkait dengan kondisi Yasir, Kapolres menyenyebutkan bila kondisi korban hanya luka-luka kibat benturan. Tidak dalam kondisi kritis seperti yang telah diberitakan sebelumnya.

Hasil temuan aparat kepolisian di lapangan, ditemukan tujuh proyektil peluru jenis AK. Sedangkan lubang bekas peluru yang ada di mobil ada sepuluh lubang. Menurut Kapolres, saat kejadian, korban dengan mengendarai CRV sedang pulang dari sebuah acara di Pidie. Sesampainya di Bate Iliek, Syukri memberikan tumpangan kepada TM. Nasir yang merupakan sepupu Yetti. Kemudian mobil kembali bergerak menuju Lhokseumawe.

Sesampainya di kawasan Paya Rangkuluh, mobil CRV yang dikendarai oleh Syukri tiba-tiba dipepet oleh sebuah mobil Avanza yang disebut-sebut berwarna silver. Masih dalam kecepatan tinggi, salah seorang pelaku langsung menembak dari arah kanan Syukri.

Seperti dalam film laga, setelah ditembak beberapa kali, dalam keadaan sekarat Syukri mencoba mengendalikan mobil. Saat itulah, CRV itu beralih ke sebelah kanan jalan dan langsung berputar beberapa kali dan akhirnya nyungsep ke pinggir jalan dan berbalik arah ke barat.

Sampai dengan sekarang, polisi masih terus melakukan penyelidikan pembunuhan. Pelaku yang belum terindentifikasi itu, melarikan diri ke arah Lhokseumawe. Perkiraan Polisi, pelaku menembak dari jarak 10 meter. Sedangkan tempat nyungsepnya mobil sekira 500 meter dari TKP ke arah timur.

Syukri langsung tewas di TKP, sedangkan Yetti, menghembuskan nafas di dalam ambulan saat hendak diberikan pertolongan medis.

Terkait dengan status Syukri yang disebut-sebut sebagai Sekretaris PA wilayah Lhokseumawe, Kapolres menyebutkan tidak tahu menahu tentang itu, sebab dari dompet korban tidak ditemukan kartu identitas selain KTP dan satu pin Partai Aceh.

Saat ditemukan, posisi Yetti dan Syukri telah berganti. Namun polisi memastikan, bahwa yang mengemudi adalah Syukri, sedangkan pertukaran posisi itu di duga saat mobil berputar seperti dalam film.

Kapolres juga menyebutkan, saat kejadian, dua saksi mata yang kebetulan melintas, sempat menyaksikan dua unit mobil saling pepet dalam kondisi melaju kencang. Namun sejenak kemudian terdengar suara letusan senjata api. Mendengar aneuk jagong (peluru-red), meletus, keduanya langsung menghentikan laju sepeda motor dan langsung tiarap






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close