Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Hukum»KIP Akan Gelar Sidang Ajudikasi di Banda Aceh


KIP Akan Gelar Sidang Ajudikasi di Banda Aceh
Muhajir Juli I The Globe Journal
Senin, 25 Februari 2013 12:03 WIB

Banda Aceh- Komisi Informasi Pusat (KIP) Republik Indonesia akan menyelenggarakan sidang ajudikasi terkait Sengketa Informasi Publik antara Koalisis NGO HAM Aceh versus Komnas HAM Aceh. Nomor sengketa yang akan diadili itu adalah 304/XII/KIP-PS-A/2012.

Dalam kopian surat yang diterima oleh The Globe Journal, Senin (25/02/2013) Komisi Informasi Pusat akan menyelenggarakan sidang ajudifikasi itu pada Selasa (05/03/2013) di Sultan Hotel, Banda Aceh.

Dalam suratnya itu, KIP Republik Indonesia menyebutkan sidang ini merupakan sengketa atas permintaan informasi yang diajukan oleh Koalisi NGO HAM Aceh yang bernomor 30/K-NGO/HAM/IX/2012.dalam surat itu Koalisi meminta data kepada Komnas HAM Aceh tentang nama korban, daerah dan status perkembangan kasus yang dilakukan Komnas HAM atas laporan kinerja Tim Ad hoc yang telah memeriksa kasus tersebut.

Permintaan informasi itu sendiri berdasarkan surat Komnas HAM Aceh bernomor: 058/PMT/S 3.5.1/IV/2011, tertanggal 4 April 2011, yang menyebutkan selama periode Darurat Militer di Aceh Komnas HAM telah membentuk Tim Ad hoc dan selama menjalankan tugasnya telah memeriksa 70 kasus dugaan pelanggaran HAM di Aceh periode darurat Militer 1 dengan rincian:

Pembunuhan dengan jumlah kasus 19. Pengusiran dan pemindahan paksa sebanyak 7 kasus. Perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik secara sewenang-wenang sebanyak 9 kasus.

Kemudian penyiksaan sebanyak 16 kasus. Perkosaan sebanyak 9 kasus. Penganiayan 16 kasus. Serta penghilangan fakta sebanyak 6 kasus.

Atas permintaan informasi tersebut, Komnas HAM Aceh melalui surat jawabannya yang bernomor 116/PMT/S 3.5.1/IX/2012, bertanggal 24 September 2012 memberikan jawaban bahwa laporan Tim Ad hoc itu berklasifikasi rahasia sesuai dengan ketentuan Pasal 92 ayat (1), (2), dan (3) UU Nomor: 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia.

Direktur Koalisi NGO HAM, Zulfikar Muhammad, kepada The Globe Journal membenarkan tentang informasi akan adanya sidang ajudikasi tentang sengketa informasi antara pihaknya dengan Komnas HAM.

“Benar. Sidang ajudikasi itu akan diselenggarakan di Banda Aceh. Ini terkait sengketa informasi antara Koalisi dengan Komnas HAM RI,” kata Zulfikar.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close