
5. THE EXORCIST (1973)
Film ini sempat diberi label "film porno religius" dan juga "film paling mengerikan yang pernah dibuat" oleh kritikus film Hollywood. Plot dalam film tentang seorang gadis yang kerasukan setan ini juga dituduh menyuguhkan gambaran yang bisa mempengaruhi alam bawah sadar penonton.
Tuduhan tersebut memang belum bisa dibuktikan, namun adegan-adegannya yang mengerikan membuat film ini tak bisa tayang di Inggris. Isi filmnya bertentangan dengan Video Recording Act tahun 1984 di sana.
6. I SPIT ON YOUR GRAVE (1978)
Adegan perkosaan kembali jadi kontroversi dalam film ini. Film ini menampilkan perkosaan seorang perenang. Tak lama setelah kejadian naas tersebut, gadis perenang ini memutuskan untuk membalas dendam.
Balas dendam sang perenang, tak disangka-sangka menampilkan kekejian lebih dari pemerkosaan. Film ini banyak disunting sebelum ditayangkan di Amerika dan tak boleh ditayangkan di Eropa. Kritikus film Roger Ebert menggambarkannya sebagai "sekarung sampah".
7. LIFE OF BRIAN (1979)
Sebuah kisah paralel tentang seorang bernama Brian dan juga Yesus Kristus. Setiap detil tentang hidup Brian yang ada kaitannya dengan kisah Yesus digambarkan dengan eksplisit sepanjang film. Puncaknya, Brian bersiul saat dirinya disalib bersama Yesus. Ia menyanyikan lagi Always Look On The Bright Side of Life.
Gereja dan kelompok religius menganggap film ini sebagai penghujatan dan berusaha mencekalnya. Film tetap ditayangkan di bioskop, namun beberapa kota di Inggris tak mau memutarnya.
Tahun 2009 lalu, kota Aberystwyth di Wales mencabut pencekalan mereka terhadap film setelah Sue Jones-Davies, pemeran Yudas Iskariot dalam film menjadi walikota di sana.
8. KIDS (1995)
Dalam kisah filmya, seorang pemuda berumur 17 tahun, Telly, menularkan virus HIV kepada gadis-gadis dalam kelompok bergaulnya. Ia menularkan virus tersebut lewat hubungan badan tanpa pengaman.
Anak-anak kecil dalam film dikisahkan suka mengonsumsi obat terlarang dan sering melakukan tindak kekerasan. Ini membuat kritikus dan juga penonton terkejut. Penggambaran perilaku seksual dan penggunaan obat terlarang oleh anak kecil membuat film ini diberi label "eksploitatif". Motif sutradara untuk menggambarkan kehidupan seksual anak kecil juga dipertanyakan hingga saat ini.
9. BAISE - MOI (2000)
Film buatan sineas Perancis ini menceritakan tentang perjalanan Nadine dan Manu yang punya kesamaan nasib, pernah mendapat tindak kekerasan. Perjalanan mereka ini tak lepas dari seks bebas dan pembunuhan. Hasilnya, mereka berdua mendapat gelar "penjahat nasional".
Akhir kisah mereka berdua sungguh tragis. Manu ditembak oleh seorang penjaga toko yang mengenali wajahnya, sedang Nadine ditangkap polisi sebelum ia sempat bunuh diri. Kritikus memprotes keras pemilihan dua bintang porno sebagai bintang utamanya.
10. ANTICHRIST (2009)
Empat penonton dikabarkan pingsan saat menonton screening film ini di Cannes Film Festival 2009. Kritikus The Telegraph, Sukhdev Sandhu melabeli film ini sebagai "film porno penyiksaan". Film ini berkisah tentang penderitaan pasangan suami istri yang kehilangan anak mereka. Ironisnya, putra mereka tersebut jatuh dari jendela kamar tidur sementara ayah dan ibunya sedang bercinta.
Keduanya lantas menyepi di sebuah kabin yang ada di tengah hutan. Usaha mereka untuk menghilangkan duka ini malah berujung bencana. Sang istri tiba-tiba memukul suaminya dengan kayu sebelum melubangi kakinya. Dalam film juga digambarkan adegan mutilasi genital. Tak ada akhir bahagia untuk kisah semacam ini. Sang istri yang tak waras akhirnya tewas dicekik oleh suaminya. [001-KapanLagi-Telegraph]
