Sejumlah komunitas pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Perdamaian (FPPP) mengajak masyarakat berdamai dengan dirinya masing-masing. Ajaka itu dituangkannya dalam panggung keberagaman yang diadakan Rabu (9/5). Menurut mereka bilamana proses perdamaian dengan dirinya sendiri diperoleh, maka perbedaan yang sesungguhnya menjadi dinamika sebuah kehidupan bermasyarakat tak menjadi soal.
Bagi FPPP sendiri, perdamaian itu dinilai sebagai kebebasan untuk berkarya dan mengeksplorasi diri dalam perbedaan yang ada. Memang pada faktanya hal itu sangat sulit direalisasikan. Akan tetapi pembangunan perdamaian memang harus mengedepankan ekspektasi perbedaan itu sendiri. Nah, bagaimana Anda menerjemahkan perdamaian itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari?