
JK Dukung Bantuan Langsung Sementara
Eyang Subur Diminta Ikuti Fatwa MUI“Kak ada batu untuk kuburan,” kata seorang pembeli. Masriati menjawab tergantung pilihan dengan harga yang bervariasi. “Umumnya batu putih ini dibeli untuk hiasan kuburan, paling banyak laku pada saat meugang (hari potong daging-red) puasa dan hari raya,” kata Masriati kepada The Globe Journal di Desa Kayee Aceh, Krueng Baru, Aceh Barat Daya (2/8).
Batu putih ini bisa digunakan untuk mempercantik kuburan, dinding rumah dan kamar mandi. Ada pilihannya batu putih berukuran besar lebih murah, berbentuk ceper lebih mahal dan kerikil-kerikil kecil ini harganya cukup terjangkau. Masriati menjualnya paling murah dari harga Rp15.000 – Rp30.000 perkarung, tergantung besar kecil bentuk batunya. Konon kalau harga jual di Kota Banda Aceh bisa mencapai Rp60.000 perkarungnya.
Beragam bentuk batu-batu sungai ini dipajang didepan rumahnya.
“Sebelum tsunami, hanya tiga kepala keluarga yang menjual batu putih di Krueng Baru ini. Namun setelah tsunami, usaha ini banyak diminati dan kini sudah mulai menjamur di Desa Kayee Aceh tepatnya di perbatasan antara Aceh Barat Daya dengan Aceh Selatan,” ujar Masriati (40).
Cara ambil batu-batu berwarna putih ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Cukup teliti mensortir batu-batu ini. Menurutnya batu putih ini tersedia di kawasan Ujong Tanoh, Krueng Baru. Lokasinya tidak jauh dari pantai. “Kami mengutip satu-persatu batu-batu yang berwarna putih dari yang kecil sampai ukuran besar dan dibantu masyarakat setempat,” katanya.
“Satu karung goni, upahnya hanya Rp5.000 belum lagi ongkos angkut sampai ke rumah,” sahutnya lagi.
Rata-rata penghasilan perbulan paling kecil diterima Masriati Rp 3 juta. Pelanggannya termasuk orang-orang kaya. Paling banyak pesanan saat meugang puasa dan hari raya, disaat orang-orang berziarah ke kuburan. “Pesanan dari Banda Aceh juga banyak untuk hiasan dinding dan kamar mandi juga untuk kuburan,” lanjutnya.
Hasil pendapatan dari usaha itu, Ia gunakan untuk menyekolahkan tiga orang anak-anaknya dan untuk kebutuhan hidup rumah tangganya. Ibu Rumah Tangga yang berkelahiran tahun 1972 ini menjadikan usaha batu putih sebagai asset bagi keluarganya.
Kamis, 16 Mei 2013 21:22 WIBPejuang Palestina Tembakan Rudal ke Israel