Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Ekonomi»Zaini Minta Investor Melapor pada Perangkat Gampong


Zaini Minta Investor Melapor pada Perangkat Gampong
Afifuddin Acal | The Globe Journal
Minggu, 17 Maret 2013 10:51 WIB

Banda Aceh - Tokoh masyarakat Gampong Lampulo, Kecamatan Kota Alam, Kota Banda Aceh meminta siapapun investor yang ingin berinvestasi di wilayahnya untuk melapor pada perangkat gampong setempat. Hal ini untuk menghindari konflik antara masyarakat dengan investor pengembang investasi tersebut.

Kepada The Globe Journal, Geuchik Gampong Lampulo beberapa waktu menyampaikan bahwa, masyarakat Lampolu tidak pernah menolak siapapun investor yang masuk ke Lampulo. Akan tetapi, masyarakat hanya meminta investor untuk berkoordinasi dengan perangkat gampong setempat.


“Masyarakat saya tidak pernah menolak yang ingin membangun Lampulo, akan tetapi ada basa-basilah dengan masyarakat setempat," kata Geuchik Lampolu, Alta Zaini.

Pengalaman masyarakat Lampulo selama ini, kontraktor yang melakukan pengembangan kawasan Lampolu tidak pernah melaporkan saat memulai pekerjaannya. Akan tetapi, kata Zaini, ketika menuai masalah, kontraktor tersebut baru menemui tokoh masyarakat setempat untuk meminta solusi penyelesaian.

Tambahnya, masyarakat Lampulo tidak pernah menghambat siapapun yang ingin mengembangkan kawasan Lampolu. Kata Alta Zaini, justru masyarakat Lampulo sangat antusias menerima setiap investor yang ingin kembangkan gampongnya.

Sikap penerimaan investasi warga Lampulo, kata Alta Zaini, warga Lampulo meminta Pemerintah Aceh agar segera menyelesaikan Pelabuhan Samudra yang terletak di Lampulo yang sudah terbengkalai sejak tahun 2009 lalu.

Padahal, katanya, pelabuhan tersebut sangat strategis untuk bisa meningkatkan geliat ekonomi masyarakat Aceh dan khususnya Lampulo.


"Kami meminta Pemerintah Aceh, segera selesaikan pelabuhan itu," imbuh Alta Zaini.

Sementara itu, saat The Globe Journal mengkonfirmasi t terbengkalai Pelabuhan Samudra tersebut secara terpisah. Wakil Ketua Task Force percepatan pembangunan pelabuhan Lampulo yang dibentuk oleh Gubernur Aceh, Muhammad Hasan menyatakan akan segera membahas persoalan tersebut agar segera terealisasi.

"Karena itulah, timbul reaksi kita untuk memberikan masukan pada Gubernur Aceh perlu dibentuk Task Force ini untuk mempercepat pembangunan, kita akan upayakan secepatnya," ungkap Wakil Ketua Task Force, Muhammad Hasan secara terpisah.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close