
Kontrak Rio Ferdinand Diperpanjang Setahun
Wah, Pak Tarno Jajaki Fitri TropicaMedan - Pasca gempa berkekuatan 8,5 SR yang terjadi di kawasan Aceh dan Pantai Barat Sumatera pada 11 April 2012 lalu, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), Tbk terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jaringan, untuk memastikan agar pelayanan telekomunikasi tetap bisa berlangsung secara normal serta mendirikan Posko gempa untuk membantu warga masyarakat yang memerlukan fasilitas telekomunikasi.
Head of Corporate Communication and Affair Telkom, Eddy Kurnia setelah terjadinya gempa, mengintruksi agar Telkom Area Sumatra melakukan antisipasi dengan berkoordinasi ke berbagai unit kerja baik di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat maupun di Bengkulu.
“Sejauh pantauan kami hingga posisi saat ini layanan telekomunikasi TelkomGroup berfungsi normal, baik untuk panggilan masuk maupun keluar,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima, (13/4), di Medan.
Berdasarkan laporan yang diterima, hingga Rabu malam tidak ada kerusakan alat produksi dan kondisi karyawan Telkom beserta keluarganya aman. Guna menindaklanjuti ekses gempa yang mungkin terjadi, TelkomGroup telah membuka layanan Posko Gempa dengan menyediakan fasilitas telekomunikasi (fastel) gratis di lima lokasi yang diduga paling rawan gempa, yakni Banda Aceh Jalan SA Mahmudsyah No 10 telepon 0651-22249 / Flexi 0651-7470895, 0651-7113373, 0651-7461123; Meulaboh Jalan Merdeka No 59 telepon 0655-7551399 / Flexi 0655-7000002, 0655-7000005; Sinabang Jalan Nusantara No 1, telepon 0650-21500 / Flexi 0650-7002989, 0650-7002990; Tapaktuan Jalan T Cut Ali No 85, telepon 0656-21010 / Flexi 0656-7011108, 0656-7011109; Calang Jalan Gunung Carak, telepon 0654-2210000 / Flexi 0654-7004681, 0654-7004682.
Khusus untuk kota Padang, posko dibuka di Centrum Padang Baru dengan nomor telepon 0751-40731 dan di Medan, Posko Gempa berlokasi di Kantor Telkom Jalan HM Yamin SH No 2 Medan dengan nomor telepon yang bisa dihubungi 061-4103032.
Semua nomor posko tersebut di atas dapat dipergunakan secara gratis selama tujuh hari terhitung mulai 12 April 2012 hingga 18 April 2012. ”Kami berharap fasilitas ini dapat membantu masyarakat di daerah gempa untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan keluarga, kolega maupun pemerintah”, kata Eddy Kurnia.
Kamis, 23 Mei 2013 16:33 WIBPerpustakaan Inggris Koleksi Tulisan John Lennon