Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Ekonomi»Produksi Ikan Aceh Capai 12.579 Ton


Produksi Ikan Aceh Capai 12.579 Ton
Kamis, 09 Februari 2017 09:28 WIB

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh mencatat, produksi 10 jenis ikan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Lampulo, Banda Aceh mengalami peningkatan dari 12.154 ton naik menjadi 12.579 ton pada tahun 2016.

"Ada 10 jenis ikan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Lampulo, Aceh dan jumlah produksinya pada tahun 2015 sebanyak 12.154 ton, kemudian tahun 2016 naik menjadi 12.579 ton," sebut Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Aceh Aliman, Rabu (8/2).

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Aceh menjelaskan, ke-10 jenis ikan hasil tangkapan nelayan tradisonal Aceh itu meliputi, Cakalang, Tongkol Komo, tongkol Krai, Tuna sirip kuning, Kambing-Kambing, Layang, Lisong, Selar, Siro dan Sungkir.

"Jenis ikan tersebut sangat sering didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Aceh, bahkan hampir setiap hari ada tangkapannya," akui Aliman.

UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Aceh juga mencatat, produksi ikan tahun 2014 sebanyak 8.519 ton. Artinya produksi ikan di provinsi paling ujung Barat Sumatera khususnya yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Banda Aceh mengalami peningkatan hinga 85 persen dari tahun 2014 ke 2015.

"Tahun 2014 produksi ikan 8.519 ton, dan 2015 produksi 12.154 ton, kemudian tahun 2016 produksinya naik menjadi 12.579 ton," sebutnya lagi.

Aliman juga mengakui, ikan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Lampulo, Aceh itu ditampung oleh toke bangku (pemilik modal) dan ikan itu dijual kesejumlah agen untuk dipasarkan ke pasar-pasar tradionasal di Banda Aceh, Sumatera Utara bahkan ada juga kuallitas ikan yang bertipe-A dan B seperti Ikan Tuna sirip kuning di impor ke negara tetanggal (Malaysia).

"Ikan hasil tangkapan nelayan Aceh sudah lama dijual ke Sumatera Utara dan ada juga yang diekspor langsung ke negeri Jiran (Malaysia) melalui penerbangan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar tujuan Kuala Lumpur (Malaysia)," ujar dia.

Harga ikan bervariasi di Banda Aceh, berkisar dari Rp25.000 sampai dengan Rp40.000/Kg dan nelayan menjualnya langsung di ke sejumlah penampung maupun pembeli lainnya (agen) di Pelabuhan Perikanan Lampulo, Banda Aceh.

 

SKALANEWS






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close