Banda Aceh-Pertumbuhan ekonomi Aceh dengan migas pada triwulan II tahun 2012 mencapai 1,73 persen. Sedang pertumbuhan tanpa migas sebesar 2,05 persen. Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi tahunan yaitu dengan migas sebesar 5,18 persen dan tanpa migas 5,98 persen.
Plh. Kepala BPS provinsi Aceh, Azhar M. Yatiman, S. Si mengatakan, pertumbuhan ekonomi Aceh pada triwulan II tahun 2012 disumbang oleh pertumbuhan positif pada tujuh sektor dimana tiga sektor dengan pertumbuhan tertinggi ialah sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan 6,08 persen, diikuti sektor perdagangan, hotel, dan restoran sebesar 2,50 persen dan sektor pembangunan sebesar 2,23 persen.
"Nilai PDRB dan ADHB dengan migas meningkat menjadi Rp 23, 58 triliun pada triwulan II tahun 2012 tanpa migas menjadi Rp 19,85 triliun. Berdasarkan ADHK 2000, PDRB triwulan II tahun 2012 dengan migas tercatat sebesar Rp 9,09 triliun dan tanpa migas menjadi 8,11 trilliun," ujar Azhar.
Sambungnya, struktur perekonomian Aceh pada triwulan II tahun 2012 masih menunjukkan besarnya kontribusi migas yang mencapai Rp 15,83 persen.
"Struktur PDRB Aceh baik dengan migas maupun tnpa migas menunjukkan bahwa dua sektor yang merupakan leading sector bagi perekonomian Aceh hingga pada triwulan II tahun 2012 masih berada pada sektor pertanian dan sektor perdagangan, hotel dan restoran," tutupnya.