THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Ekonomi»Pabrik Bantuan MDF di Pidie Jaya Bakal Mubazir


Pabrik Bantuan MDF di Pidie Jaya Bakal Mubazir
Firman Zubir | The Globe Journal
Minggu, 05 Agustus 2012 18:58 WIB

Meureudu - Pembangunan pabrik berbahan baku ikan teri di Desa Pante Raja dikhawatirkan menjadi sia-sia, jika pengelolanya tidak paham tentang cara pengelolaan pabrik secara tepat. 

Kini saja bangunan yang sudah dimulai pembangunannya pada 14 Maret 2012 lalu belum kunjung selesai, padahal jadwal selesainya seharusnya 14 Juli 2012 lalu. Pembangunan pabrik pengolahan ikan teri tersebut merupakan salah satu fokus kegiatan Program Teknologi Ramah Lingkungan untuk Industri Proses Perikanan (TERAPAN).

"Sekarang saja kami bisa mengolah ikan teri yang merupakan hasil tangkapan rutin kami, untuk dikeringkan dan bisa juga kami pasarkan kebebrapa daerah di Aceh dan luar Aceh. Hasinyapun diterima masyarakat dengan kualitas tinggi dan tanpa bahan campuran," kata Iskandar warga Keude Pante Raja dan sekaligus pengusaha ikan teri, kepada The Globe Journal, Minggu (5/8).

Menurutnya, pembangunan pabrik dengan dana yang bersumber dari sejumlah negara Multi Donor Fund (MDF) yang mencapai Rp 400 juta lebih tersebut hanya akan jadi sia-sia. Yang terpenting dalam pendirian pabrik adalah perlu pengelola yang benar dan bertanggung jawab terhadap keberlangsungan usaha tersebut.

Pabrik tersebut kini sedang proses penyempurnaan pemasangan dinding dengan atap masih dberbentuk kerangka baja. "Kami khawatir pabrik tersebut tidak akan bisa difungsikan dan akan terbengkalai, atau jikapun bisa berfungsi semoga bisa menampung tenaga kerja yang banyak, terutama masyarakat yang berada di Pante Raja,"tambah Iskandar.(003)






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close