
Politik Pencitraan Wiranto di Ajang X-Factor
Rivalitas Duo JermanBireuen - Satu unit mesin derek (crane) khusus untuk mengangkat fiber yang ditempatkan di Pusat pendaratan Ikan (PPI) Peudada, yang dibangun oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen, tidak berfungsi.
Menurut sejumlah nelayan yang diwawancari oleh The Globe Journal, Minggu (10/6), keberadaan mesin yang berharga ratusan juta rupiah itu mubazir dan mengganggu aktivitas nelayan yang bekerja di kompleks itu.
“Keberadaan mesin Derek itu hanya mengganggu aktivitas kami saja. Jutaan Rupiah dibuang untuk beli peralatan itu, tapi tidak bisa di fungsikan,“kata salah seorang nelayan.
Hal yang sama disampaikan oleh panglima Laot Bireuen, Badruddin Yunus. Menurutnya, derek yang dibangun pada tahun 2010, sampai sekarang belum bisa difungsikan.
“Sampai sekarang derek itu tak bisa digunakan oleh nelayan. Padahal kami berharap keberadaan mesin itu bisa meringankan kerja kami, tapi apa boleh buat,” kata Badruddin.
Sabtu, 25 Mei 2013 11:29 WIBDisbudpar Banda Aceh di Pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara 2013
Sabtu, 25 Mei 2013 11:46 WIBFestival Budaya Kalteng Tahun Ini Lebih Hemat