Banda Aceh — Yay
asan Manulife Peduli (YMP) membantu beasiswa anak murid di dua sekolah binaannya di Aceh. Wakil Presiden Direktur Manulife Indonesia, Nelly Husnayati kepada The Globe Journal, Kamis (14/6) mengatakan dalam rangka ulang tahun Manulife yang ke-125 secara global dan yang ke-27 di Indonesia, YMP memberikan santunan beasiswa bagi anak sekolah yang tidak mampu dan yang berprestasi.
Ia mengatakan khusus di Provinsi Aceh, Manulife membina dua sekolah yaitu SDN 28 dan SDN 25 Banda Aceh.
“Dari dua sekolah ini, pihaknya memilih anak murid yang tidak mampu dan anak yang berprestasi untuk mendapat beasiswa pendidikan, masing-masing sekolah diambil 25 anak murid sehingga totalnya menjadi 50 anak Aceh mendapat beasiswa,” kata Nelly disela-sela hendak makan siang di Rumah Makan Bunda, Banda Aceh.
Saat ditanya besar uang beasiswa tersebut, Nelly mengatakan setiap anak mendapat uang beasiswa pendidikan sebesar Rp1.250.000 perorang.
“Uang beasiswa ini sekali kasih, dan tahun depan kita buat program lain dalam rangka ulang tahun Manulife,” katanya.
Melalui The Globe Journal, ia berharap agar uang beasiswa tersebut digunakan untuk pendidikan dan bisa memperdalam pembelajaran bagi anak-anak tersebut. Pemberiaan beasiswa pendidikan ini dipusatkan di SDN 25, Lampriet Banda Aceh.
Sumber dana YMP untuk kegiatan ini diambil dari kegiatan Corporate Social Responsiblity (CSR). Beasiswa pendidikan ini juga dibagikan kepada 25 orang anak sekolah di SDN Winongo, Yogjakarta dan 50 orang anak murid di SDN Simpenan dan SDN Pondok Tisuk di Sukabumi.
Total anak sekolah yang mendapat beasiswa ini yang dibagi ke lima sekolah binaan Yayasan Manulife Peduli sebanyak 125 orang yang disesuaikan dengan perayaan 125 tahun dari Anniversary Manulife Global.
Manulife yang merupakan grup penyedia layanan keuangan dari Canada. Jumlah dana yang dikelola Manulife Financial dan seluruh anak perusahaannya mencapai US$512 miliar per 31 Maret 2012. (003)