Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Ekonomi»Kedelai Mahal, Industri Tahu Tutup di Aceh Utara


Kedelai Mahal, Industri Tahu Tutup di Aceh Utara
Syamsul Arifin | The Globe Journal
Senin, 30 Juli 2012 19:42 WIB

Lhoksukon - Sejumlah industri rumahan pembuatan tahu di sejumlah wilayah kabupaten Aceh Utara di laporkan sudah terlihat mulai lesu dan bahkan ada yang langsung tutup mendadak. Hal itu di akibatkan naiknya harga bahan baku kedelai di pasaran hingga mencapai Rp 9.000 / per kg.

Seperti yang terjadi di Gampong Bukit Hagu, Lhoksukon, Aceh Utara sedikitnya ada 5 unit usaha tahu. Namun dua unit usaha yang lainnya di kabarkan sudah menghentikan produksi tahu nya.

Seperti di katakan salah seorang pemilik usaha tahu yang masih bertahan di Gampong setempat, Ridwan saat di konfirmasi The Globe Journal, Senin (30/7) mengaku bahwa saat ini usaha yang ia kelola hampir tutup karena, tidak mampu melayani konsumen dan pengecer. alasanya, bahan baku pembuatan tahu saat ini sangat mahal ketimbang harga jual tahu matang yang cenderung masih standar saja.

"Biasanya tahu matang sebanyak 8 biji potongan kecil seharga Rp 2.000 namun, sekarang hanya Rp 2.500 , meskipun demikian, kami tetap bertahan mengingat selama bulan puasa permintaan tahu dari pengecer sangat meningkat," ungkapnya.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan,selama bulan puasa dalam per harinya menghabiskan bahan kedelai hingga 100 kg lebih.dan hal itulah yang menyebabkan kami bertahan, meskipun dengan untung yang tidak seberapa. [003]






    Twitter TGJ 3
    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi:
    Telp. (0651) 741 4556
    Fax. (0651) 755 7304
    SMS. 0819 739 00 730


    Komentar Anda
    AYAM LEPAS

    Terpopuler

    Cities

    Seni dan Budaya

    Jalan-Jalan

    Berita Foto

    «
    »
    Close