Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Ekonomi»Indonesia Bisa Kendalikan Harga Batubara Dunia


Indonesia Bisa Kendalikan Harga Batubara Dunia
Rabu, 29 Mei 2013 20:52 WIB

Jakarta - Indonesia termasuk dalam negara pengekspor terbesar batubara meski hanya mempunyai cadangan batubara sebesar 28 miliar ton atau sekitar 3% dari cadangan dunia. Akan tetapi peringkat ini tidak bisa membuat Indonesia mampu mengontrol harga batubara di pasar Internasional.

"Indonesia pengekspor batubara terbesar tapi harga diatur oleh mekanisme harga pasar global. Ini sangat merugikan Indonesia," kata Sekretaris Umum Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo), Ekawahyu Kasih, ditemui usai acara diskusi di sekretariat Hipmi, di Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Ekawahyu mengatakan pemerintah bersama perusahaan seharusnya melakukan riset mengenai besaran biaya ekspor yang dilakukan oleh negara penghasil batubara. Dengan begitu harga batubara yang diekspor Indonesia bisa lebih murah lantaran letak geografis Indonesia mudah menjangkau negara tujuan ekspor yakni China dan India.

"Misalkan harga mereka 100 dollar maka kita cukup 95 dollar saja. Ini sudah untung banyak dan mereka tidak bisa berkompetisi dengan kita. Dengan begitu kita bisa atur harga," paparnya.

Setelah melakukan riset itu, lanjut Ekawahyu, Indonesia dapat menurunkan ekspor batubara sekitar 20% tapi harga komoditas ini dinaikkan 20%. Dengan demikian pendapatan negara tidak berkurang tetapi kesinambungan batubara semakin panjang. Menurutnya jika tidak ada pembatasan ekspor batubara maka diperkirakan komoditas ini akan habis dalam waktu 60 tahun ke depan. [005-beritasatu]







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close