THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Ekonomi»5800 UKM di Banda Aceh Butuh Modal Usaha


5800 UKM di Banda Aceh Butuh Modal Usaha
Afifuddin Acal | The Globe Journal
Senin, 06 Agustus 2012 13:59 WIB

Banda Aceh - Tingkat produktivitas Usaha Kecil Menengah (UKM) di Banda Aceh masih sangat memprihatinkan saat ini. Pasalnya, mereka saat ini dalam mengembangkan usahanya yang mayoritas Home Industry sangat terkendala pada pemodalan yang masih sangat minim. Sehingga tidak bisa memperluas pasar mereka, akhirnya UKM itu tidak terjadi perkembangan yang signifikan.

Itulah penjelasan yang disampaikan oleh Kepala Bidang UKM (Kabid UKM)Kota Banda Aceh, Effendi saat The Globe Journal temui di lokasi Pasar Rakyat Senin (6/7).

"Ada 5800 UKM di Banda Aceh yang membutuhkan modal usaha," ungkap Effendi.

Dari pantauannya di lapangan selama ini, lanjutnya lagi, UKM yang ada sekarang bergerak di berbagai bidang usaha. Semua usaha mereka adalah Home Industry dengan modal yang sangat terbatas. Sedangkan mereka sangat produktif dalam menjalankan usaha kecil mereka.

Lebih lanjut ia katakan, oleh karenanya perlu kiranya ada perhatian khusus untuk pemodalan bagi UKM tersebut. Karena selama ini untuk mengakses modal di perbankan, mereka mengalami kesulitan. Kesulitan utama tentunya saat mengajukan kredit ke bank, mereka tidak memiliki anggunan, sehingga pelaku UKM tersebut tidak bisa mendapatkannya.

"Mereka sulit bisa mengakses modal, karena mereka tidak memiliki jaminan untuk ambil kredit di Bank," jelas Effendi kembali.

Menurutnya, ada banyak industi rumah tangga yang berkembang pesat di Banda Aceh dengan modal kecil. Diantaranya usaha kecil pembuatan kue yang kemudian di pasarkan pada setiap warung kopi, ada juga bordir baju, jahit baju dan ada banyak lainnya yang tersebar di Kota Banda Aceh yang membutuhkan sentuhan modal untuk pengembangan usaha mereka.

Katanya lagi, memang selama ini ada bantuan dari dana aspirasi dewan. Namun, dana tersebut tidak bisa mendapatkan secara merata. Karena untuk mendapatkan dana tersebut harus melalui perkenalan, bila tidak kenal maka tidak akan dapat dana bantuan aspirasi. 

Meskipun demikian, lanjut Effendi lagi, bagi yang tidak kenal dengan anggota dewan itu, ia mencoba untuk menghubungkan untuk memperkenalkan. Agar mereka bisa mengakses dana tersebut untuk dana tambahan usaha mereka.

Oleh karenanya, besar harapan Pemerintah Aceh untuk tetap memperhatikan pengembangan sektor ekonomi mereka. Beri akses untuk mendapatkan pemodalan bagi pelaku ekonomi industri rumahan tersebut.

"Harapannya, ada perhatian khusus dari Pemerintah Aceh untuk mengembangkan mereka," ketusnya.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close