
Perpustakaan Inggris Koleksi Tulisan John Lennon
Kepolisian Malaysia Tahan Kelompok OposisiLhokseumawe - Selama bulan puasa sejumlah pedagang sirup di kota Lhokseumawe mengaku penjualan sirup laris manis hingga mencapai 95 %. "Penjualan sirup laku keras di pasaran ketimbang pada hari sebelumnya," ujar pemilik pabrik sirup 68 di Kota Lhokseumawe, Koko sapaan akrap keturunan Tionghoa saat dibincangi oleh The Globe Journal.
Menurut dia, tidak seperti biasanya sirup pabrikannya itu laris manis. Soalnya sirup buatannya di nilai sudah ketinggalan zaman bila di bandingkan dengan pabrikan terkenal lainnya yang sudah menguasai pasar nasional. Sementara sirup 68 miliknya hanya mampu di pasarkan di Lhokseumawe dan sekitarnya saja.
Kendati demikian, Koko tidak pesimis untuk bertahan dan memasarkan sirup produksinya agar tetap di sukai oleh konsumen atau masyarakat setempat.
"Syukur kepada tuhan setiap bulan puasa sirup hasil olahannya mampu meraih keuntungan yang lumayan besar pada setiap penjualannya," kata Koko.
Bahan baku untuk pembuatan sirup manis itu, semua dia peroleh dari Kota Medan - Sumatera Utara dan tentunya ia tetap berusaha menjaga kualitas dan rasa yang khas supaya sirupnya tetap disukai oleh masyarakat.
Salah seorang konsumen setia Sirup 68, Ibu Yah mengatakan, walaupun sirup tersebut harganya relatif murah dibandingkan dengan sirup terkenal lainnya. Ianya masih tetap setia untuk mengkonsumsinya. Karena sirup tersebut sangat rasanya sangat khas sekali.
"Setiap bulan puasa rasanya belum sempurna bila saat berbuka tidak meminum sirup 68 buatan Koko ", imbuhnya.
[001]
Kamis, 23 Mei 2013 16:33 WIBPerpustakaan Inggris Koleksi Tulisan John Lennon