THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Cities»Musrenbang Bireuen Jadi Olok-olok Masyarakat


Musrenbang Bireuen Jadi Olok-olok Masyarakat
Zulhelmi I The Globe Journal
Kamis, 24 November 2011 00:00 WIB
Bireuen - Koordinator Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen Mukhlis Munir, kepada sejumlah wartawan, Kamis (24/11) mengatakan, Musrenbang yang digelar selama ini, mulai tingkat desa, kecamatan hingga Kabupaten Bireuen, kurang efektif. Bahkan menjadi bahan olok-olok masyarakat sebab persentase realisasinya diperkirakan hanya di bawah 20 persen.
  
"Realisasi usulan pembangunan dari masyarakat desa, melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Bireuen, masih relatif minim. Usulan mereka banyak yang kandas di kabupaten dan tereliminasi oleh kepentingan pengambil kebijakan," terangnya.

Dikatakan Mukhlis, pejabat di tingkat atas sering mendiskualifikasikan usulan masyarakat dan mengganti dengan usulan dari para petinggi eksekutif dan legislatif. "Hal ini sudah terjadi selama bertahun-tahun," ungkap Mukhlis Munir

Guna peningkatan realisasi pembangunan yang diusulkan masyarakat. GaSAK dengan dampingan sebuah lembaga, sedang mensosialisasikan kepada masyarakat, dalam rangka mengadvokasi kepentingan mereka dengan mengedepankan azas prioritas dalam pengalokasian anggaran.

Menurut Mukhlis, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, keuchik, legislatif dan eksekutif, "Semua pihak sangat mendukung dalam upaya peningkatan realisasi dan alokasi anggaran yang merujuk pada skala prioritas," pungkasnya.   






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close