THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Cities»MaTA: SKPA Dimekarkan, Anggaran Bengkak


MaTA: SKPA Dimekarkan, Anggaran Bengkak
Firman Hidayat | The Globe Journal
Senin, 06 Agustus 2012 19:38 WIB

Banda Aceh - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak Pemerintah Aceh untuk mengkaji kembali rencana pemecahan tiga Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Koordinator Bidang Advokasi Korupsi dan Monitoring Peradilan, Baihaqi mengatakan struktur organisasi, jumlah pegawai, jumlah belanja dan operasional akan membengkak.

Melalui The Globe Journal dalam siaran resmi MaTA yang dikeluarkan, Senin (06/8), Ia mengatakan SKPA yang akan dipecahkan adalah Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK), Dinas Perkebunan dan Kehutanan dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKA).

MaTA menilai pemecahan SKPA itu justru membuat struktur organisasi membengkak. "Ini juga akan menambah jumlah pegawai sehingga akan berdampak pada meningkatnya jumlah belanja untuk pegawai, tunjangan-tunjangan lainnya dan juga belanja untuk biaya operasional kantor."

Dampak lain yang akan timbul dari rencana tersebut adalah proses koordinasi dan pengawasan yang dilakukan oleh Gubernur terhadap bawahan akan semakin sulit karena semakin banyaknya SKPA sehingga out put yang ingin dicapai akan sulit di kontrol.

"Pemecahan SKPA ini sangat politis karena ini di indikasikan pesanan-pesanan dari pihak tertentu sebagai politik balas jasa,"sebut Baihaqi sembari menilai bahwa pemecahan SKPA ini juga merupakan aspirasi dari oknum tertentu untuk melahirkan pejabat-pejabat baru di tingkat provinsi.

Kalau memang pemecahan ini karena beban kerja terlalu besar, ini justru alasan yang tidak logis. Harusnya pemerintah mengefektifkan SKPA yang ada dengan membangun sistem pengelolaan yang baik, baik dengan menambah bidang teknis ataupun meningkatkan kompetensi pegawai. Ini tidak terlalu besar berdampak terhadap anggaran daerah.(003)






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close