THE GLOBE JOURNAL
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Cities»Keuchik Peunayong : Ruko Umat Kristen GBI Itu Dibeli YKPMI


Keuchik Peunayong : Ruko Umat Kristen GBI Itu Dibeli YKPMI
Firman Hidayat | The Globe Journal
Minggu, 17 Juni 2012 15:03 WIB

Banda Aceh – Kepala Desa Peunayong, Syarifuddin saat ditemui The Globe Journal, Minggu (17/6) mengatakan ruko yang dirusak massa itu sudah dibeli oleh YKPMI pada saat menyalurkan bantuan tsunami untuk masyarakat Aceh. Ia pun mengaku sempat melihat massa obrak-abrik peralatan kursi di lantai I ruko tersebut.

Syarifuddin mengatakan awalnya YKPMI menggunakan ruko di sebelah Kantor Keuchik Peunayong pada saat memberikan bantuan tsunami. Kemudian yayasan itu pindah selang beberapa pintu dari tempat pertama dan ruko tersebut sudah dibeli oleh YKPMI.

“Pengelolanya bernama Nico Tarigan,” kata Keuchik Peunayong.

“Dalam ruko itu hanya dihuni oleh 5 orang bersama keluarganya, sedangkan yang terdaftar sebagai penduduk di kampung Peunayong hanya dua orang,” kata Syarifuddin. Lanjutnya, ruko itu diketahui belum memiliki izin sebagai tempat berdoa umat Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan belum mengantongi izin tempat les private.

“Saya sudah ingatkan Nico Tarigan agar mengurus izin-izinnya, tapi saya tidak tahu massa  tiba-tiba sudah datang ke ruko yang dijadikan tempat berdoa umat Kristen GBI tersebut. Bahkan saya sudah pernah tanyakan ke Nico, kenapa tidak berdoa di GBIP, lalu katanya lain aliran,”lanjut Syarifuddin.

Ia mengakui setiap hari Minggu ramai didatangai orang untuk berdoa, sedangkan les privatenya belum dibuka karena masih rencana. “Saya sudah ingatkan kepada Nico, bahkan ada beberapa tempat lagi yang dijadikan tempat berdoa seperti itu di Peunayong juga sudah saya ingatkan,” tukas Syarifuddin.

“YKPMI ini berpusat di Jakarta, mereka ke Aceh sejak memberikan bantuan tsunami,” katanya.

Setelah ditelusuri The Globe Journal di internet, YKPMI merupakan Yayasan Kasih Peduli Masyarakat Indonesia. Kantornya di Jakarta, di Tanah Abang II No.38. Yayasan ini bekerja di Aceh Nias dalam rangka memberikan bantuan untuk korban tsunami di Aceh. Saat dihubungi beberapa kali oleh The Globe Journal ke nomor kantor YKPMI tidak berhasil. Nada dering aktif tapi tetap tidak tersambungkan. [003]






Muhajir Juli
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close