Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Cities»Di India, Komite Wakaf Larang Perempuan Shalat Tarawih di Mesjid


Di India, Komite Wakaf Larang Perempuan Shalat Tarawih di Mesjid
Jum`at, 19 Juli 2013 21:17 WIB

New Delhi- Komite Wakaf Kota Hassan di Negara Bagian Karnataka, India, menyatakan keberatan jika perempuan ikut salat tarawih di masjid selama Ramadan.

Komite itu menyarankan Dewan Wakaf di Karnataka mengambil tindakan terhadap dewan masjid, seperti dilansir surat kabar the Hindu, Jumat (19/7/2013).

Namun pihak dewan masjid di kota itu mengatakan Dewan Wakaf tidak punya wewenang untuk menentukan siapa yang boleh atau tidak salat di masjid.

Syed Umar Farooq, sekretaris dewan masjid mengatakan Dewan Wakaf itu tidak berhak menentukan siapa yang boleh atau tidak salat di masjid.

"Selama delapan hingga sepuluh tahun ini perempuan selalu ikut salat tarawih di masjid selama Ramadan. Kami telah membangun ruang khusus jamaah perempuan di masjid. Dewan Wakaf tidak berhak menentukan siapa yang boleh salat di sana."

Rabu lalu rapat pertemuan pun diadakan setelah dewan masjid menerima pernyataan keberatan dari kelompok yang tidak ingin perempuan salat di masjid.

Syed Khasim, ketua Dewan Wakaf di Hassan menyatakan keberatannya berdasarkan aturan syariat yang melarang perempuan salat tarawih di masjid.

Dia mengatakan dewan masjid tidak mengindahkan keberatan mereka.

"Saya telah menyarankan dewan untuk menunjuk koordinator guna membekukan dewan masjid yang seharusnya sudah habis masa kerjanya sejak dua tahun lalu. Saya juga minta pembiaran perempuan yang salat di masjid dihentikan," kata dia.(Merdeka)






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close