Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Cities»Cerita Mistik dan Penemuan Pedang Berlapis Emas di Aceh


Cerita Mistik dan Penemuan Pedang Berlapis Emas di Aceh
Jum`at, 15 November 2013 09:00 WIB

Jakarta - Rizwan (26), Pemuda asal Kabupaten Langsa yang menemukan harta karun berupa sepasang pedang bertulisan VOC dan berlapis emas pada Rabu (13/11/2013) sore, sempat hilang tiba-tiba setelah pedang yang ditemukan disita oleh aparat Desa Gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh,

Akhirnya, Kamis (14/1/2013), siang, pemuda itu muncul dan menemui Wakil Walikota Banda Aceh, untuk menjelaskan kronologis penemuan pedang olehnya.

“Saya saat sampai ke lokasi penemuan pedang itu dalam kondisi tidak sadar, waktu pergi dari rumah saya memanga dalam kondisi sadar," kata Rizwan saat ditemui di kantin samping Kantor Wali Kota Banda Aceh.

Rizwan mengaku menemukan pedang peniggalan sejarah ini setelah ia bermimpi tiga malam yang lalu. Dalam mimipinya, ada yang berpesan menyuruh Rizwan untuk mengambil sepasang pedang di rawa-rawa, kawasan Gampung Pande.

“Dalam mimpi, saya disuruh ambil pedang itu untuk saya simpan dan saya rawat, saya sudah mencari pedang itu sejak hari Rabu, (13/11/2013) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, sampai pagi saya cari tidak dapat, lalu siangnya sekitar Pukul 14.00 Wib saya kembali kelokasi tersebut untuk mencari, namun sore baru saya dapat," jelasnya.

Saat Rizwan mencari Pedang itu sempat direkam oleh rekannya yang bernama Mansur dengan menggunakan handycam, dalam rekaman video saat diperlihatkan oleh Mansur kepada wartawan terlihat mulai dari Rizwan sedang mencari hingga saat menemukan pedang.

“Ini videonya, saya sempat rekam dari awal saat Rizwan menemukan pedang itu," kata Mansur. 

Namun video utuh yang diabadikan oleh Mansur tidak diberikan kepada wartawan.

Jika pedang peninggalan bersejarah itu disita oleh pemerintah, Rizwan berharap ada penghargaan atau kompensasi untuknya yang menemukan. 

“Saya harap pemerintah Kota Banda Aceh, juga memugar lokasi yang saya temukan pedang itu, karena disitu ada banyak kuburan ulama Aceh terdahulu," ujar Rizwan.[006-kompas]







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close