Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Sosial»Jembatan Maut Di Alue Rampah


Jembatan Maut Di Alue Rampah
Chairul Sya'ban | The Globe Journal
Kamis, 02 Mei 2013 19:35 WIB

Aceh Utara - Jembatan rangka baja yang terletak di kemukiman Alue Rampah, Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara kian memprihatinkan. Menurut laporan warga, kondisinya yang rusak parah itu sering menelan korban.

Berdasarkan amatan The Globe Journal, Kamis (02/05/2013) di lokasi, kondisi jembatan memang sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Seluruh lantai jembatan yang berkontruksi kayu balok sudah lekang dari ikatan baut dan paku.

Amin (58) warga setempat, mengatakan, warga hanya melaksanakan gotong royong dengan cara menebang pohon kelapa untuk dijadikan sebagai lantai jembatan yang sudah berlubang itu. Namun upaya warga tak berhasil, kondisi jembatan masih saja rusak parah dan terus memakan korban.

“Setelah beberapa kali jembatan itu diperbaiki dengan material seadanya, kondisi jembatan tetap saja tak bisa dilintasi,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan salah seorang tokoh masyarakat kemukiman Alue Rampah, Nasrijal (30) alias Cek Bay. Kata dia, jembatan tersebut dibangun pada tahun 1990 silam sampai sekarang belum ada perhatian sedikitpun dari dinas setempat, padahal jembatan itu dipakai masyarakat dan pelajar sebagai jalur alternatif.

“Jembatan yang memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar sekitar lima meter itu sudah tak layak lagi di lintasi. Apabila tak ada respon dari dinas terkait, maka dengan terpaksa jembatan ini harus di tutup untuk sementara sampai ada titik temunya. Upaya itu guna menghindari warga yang terancam menjadi korban terperosok,” tandas Cek Bay.

Oleh karena itu, warga berharap ada solusi dari dinas terkait untuk tanggap darurat pada jembatan tersebut yang sampai kini kondisinya kian rusak parah.[006]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close