Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»50 Persen Guru di Aceh Tidak Layak Mengajar


50 Persen Guru di Aceh Tidak Layak Mengajar
Muhajir Juli I The Globe Journal
Kamis, 30 Mei 2013 21:28 WIB

Banda Aceh- sekitar 50 persen guru yang ada di Aceh dalam kondisi tidak layak berdiri didepan kelas. Kemampuan mereka tidak lebih baik dari anak SMP. Demikian pernyataan Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Syamsul Rizal, M. Eng, Kamis (30/5/2013) dalam seminar yang bertema “Kepedulian Bersama Mendukung Kemajuan Pembangunan Aceh” di hotel Hermes Palace.

“Sekitar 50 persen guru di Aceh tidak layak  berdiri di depan kelas. Kemampuan mereka tidak lebih baik dari anak SMP,” ujar sang Rektor.

Untuk itu dia berpesan kepada mahasiswa yang ikut hadir dalam acara itu, bahwa sarjana bukanlah karena secarik kertas yang bernama ijazah. Paradigma ini harus dirubah. Sarjana haruslah hebat.

Tidak ada alasan untuk bodoh. Sebab ilmu pengetahuan berada di depan jari tangan. “Sarjana harus hebat. Bukan sekedar secarik kertas yang bernama ijazah. Ilmu sekarang ini berada didepan jari tangan,” ujarnya.

Unsyiah sendiri, sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Aceh punya tanggung jawab untuk menjawab tantangan ini. Untuk itu, kedepan dia dan segenap jajarannya akan terus melakukan berbagai penelitian dan kemudian memberikan masukan yang konstruktif bagi Pemerintahan Aceh.

Pengembalian PT sebagai sentra pengetahuan menjadi hal yang penting. Juga kampus sebagai tempat berkembangnya penelitian, pendidikan dan pengajaran untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kampus sebagai lumbung SDM haruslah melahirkan manusia-manusia yang punya daya saing dan kompetensi yang tinggi.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close