Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Lingkungan Hidup»KLH Aceh Utara : Exxon Mobil Cemarkan Limbah B3


KLH Aceh Utara : Exxon Mobil Cemarkan Limbah B3
Chairul Sya'ban | The Globe Journal
Jum`at, 28 September 2012 21:08 WIB

Aceh Utara - Perusahaan ExxonMobil dianggap telah melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan PP Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kwalitas Air dan Pencemaran Air.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Aceh Utara, Dra. Nuraina, SKM, Msi, kepada The Globe Journal, Jum'at (28/9) sore. "Kalau kita lihat dari teknis pelanggarannya, ini sudah masuk UUD No 23 Tahun 1997 dan PP No.82 Tahun 2001,'' kata Nuraina.

Nuraina menjelaskan, pihak ExxonMobil melanggar UUD tersebut berdasarkan kasus pencemaran limbah di saluran air irigasi di Desa Ampeh, Tanah Luas, Aceh Utara. "UUD tersebut berdasarkan pantauan kita dilapangan bahwa pihak exxon sama sekali tidak ada kepeduliannya untuk masyarakat terkait air irigasi yang dicemari limbah exxon.

Seharusnya exxon segera membentuk sosialisasi terhadap persoalan ini. Kita perlu lihat sejauh mana kepatuhan exxon mobil mengelola limbah B3 supaya tidak mencemari lingkungan, seperti yang kita saksikan sekarang ini,'' imbuhnya.

Sementara menurutnya, limbah yang mencemari irigasi di Desa Ampeh adalah berbentuk minyak mentah seperti oli kotor dan tidak mengandung bahan logam ataupun mercuri.

"Untuk sementara kita katakan bahwa limbah itu adalah minyak mentah seperti oli kotor, Karena tidak terlihat satupun ikan-ikan yang mati. Namun kedepan kita belum tau dampak selanjutnya, lagi pula pihak kami sedang menunggu hasil sampel limbah yang telah kami kirim ke Banda Aceh kemarin,'' pungkas Nuraina.

Pihaknya juga menambahkan, terkait persoalan tersebut, KLH Aceh Utara akan menggelar rapat bersama pihak DPRK dan ExxonMobil. "Terkait persoalan ini, KLH Aceh Utara akan duduk rapat bersama DPRK dan ExxonMobil untuk membahas pencemaran lingkungan yang kerap ditimbulkan exxon,'' tutup Nuraina.




    ERROR Query: 190



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close