Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Ekonomi»Pisang Abaca Simeuleu Dicari untuk Bahan Uang Kertas


Pisang Abaca Simeuleu Dicari untuk Bahan Uang Kertas
Sabtu, 04 Mei 2013 18:01 WIB

Simeulue - Dari hasil survei dan penelitian tim perusahaannya, serat pisang hutan Abaca Simeulue memiliki kualitas terbaik. Ia membandingkannya dengan hasil survei yang pernah mereka lakukan untuk pisang Abaca di Kalimantan, Nias (Sumatera Utara) dan Talaud (Sulawesi).

PT Kertas Leces, perusahaan asal Jawa Tengah kini siap menampung pasokan serat pisang Abaca. Dalam pertemuan dengan Pemerintah Simeulue hari ini, PT Kertas Leces siap menampung serat sebanyak-banyaknya.

“Kita serius untuk menampungnya lebih cepat lebih baik,” ujar Zainal Arifin.

“Serat pisang Abaca di Simeulue sangat bagus dan masuk kategori untuk bahan kertas dan kita optimis apabila kerjasama ini bisa terlaksana,” ujar Zainal Arifin.

Sebelumnya, tim PT Kertas Leces telah mensurvei pisang hutan Abaca atau Kaol Afalon dalam bahasa Simeulue, di kawasan pegunungan Kecamatan Teluk Dalam.

Serat pisang hutan digunakan untuk bahan kertas uang, filter bahkan dapat digunakan sebagai bahan khusus antipeluru. Pisang Abaca yang tumbuh subur di Simeulue selama ini dianggap tanaman liar.

Dalam satu batang pisang Abaca, dengan ketinggian tiga hingga lima meter dapat menghasilkan 1,5 kilogram serat pisang kering. Pisang Abaca tumbuh di 10 kecamatan yang ada di Simeulue. [berita21, kemenperin]

 






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close