Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Ekonomi»Dahlan Iskan Arahkan BUMN Kembangkan Pisang Abaca di Simeulue


Dahlan Iskan Arahkan BUMN Kembangkan Pisang Abaca di Simeulue
Sabtu, 04 Mei 2013 17:49 WIB

Sinabang - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menugaskan PT Kertas Leces untuk mengembangkan perkebunan pisang lokal jenis Abaca di Aceh. Melalui komoditas ini diharapkan dapat mengembalikan lagi BUMN ini dari keterpurukan.

Menurut Dahlan, besarnya lahan untuk perkebunan pisang ini menjadi potensi keuntungan yang belum tergali. Pengelolaan pisang Abaca ini juga memberikan keuntungan pada masyarakat Aceh.

"Potensi Kabupaten Simeulue sangat cocok sebagai penghasil Abaca sehingga Leces harus serius menggarapnya. Potensi lahan sangat luas sehingga nantinya Simeulue akan membantu recovery PT Leces yang masih dalam kesulitan. Di lain pihak masyarakat Simeulue juga akan sejahtera" ujar Dahlan di Aceh, Sabtu (4/5).

Direktur Utama Kertas Leces Budi Kusmarwoto menambahkan perseroan akan menggarap sekitar 5.000 Ha lahan di Kabupaten Simeulue. Keuntungan yang akan didapat ialah menambah sumbangan pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah Aceh sebesar 16,2 persen, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program penghijauan atau go green.

"Penyerapan CO2 pisang Abaca 20 persen lebih besar dibandingkan dengan tanaman keras biasa," tuturnya.

Budi melanjutkan bahwa ekspor komoditas ini akan membantu mensubstitusi impor senilai USD 120 juta per tahun. Pisang ini sendiri rencananya akan dijual seharga Rp 6.000 per kilogram dengan rata-rata produksi mencapai 5 ton per Ha.

"Leces akan menjadi world player (pengekspor dunia) untuk supply Abaca," imbuhnya. [merdeka]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close